Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan dengan para pemimpin industri mata uang kripto di Gedung Putih/AP

Bisnis

Trump Kumpulkan Bos Kripto di Gedung Putih, Ini yang Dibahas

SABTU, 08 MARET 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan bersejarah dengan para pemimpin industri mata uang kripto di Gedung Putih pada Jumat, 7 Maret 2025 waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, Trump didampingi oleh sejumlah tokoh besar dalam dunia kripto, seperti Michael Saylor dari MicroStrategy, Brian Armstrong dari Coinbase, serta investor kembar Cameron dan Tyler Winklevoss. Juga hadir David Bailey, pengusaha di sektor kripto, dan Zach Witkoff, salah satu pendiri World Liberty Financial - perusahaan kripto yang memiliki keterkaitan dengan Trump.

Sehari sebelum pertemuan ini, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk cadangan strategis bitcoin milik pemerintah. 


Menurut David Sacks, Kepala Kripto Gedung Putih, cadangan ini akan berisi bitcoin yang disita oleh pemerintah dari kasus pidana atau perdata. Konsepnya mirip dengan cadangan emas AS, di mana bitcoin akan dijaga sebagai aset berharga jangka panjang.

Dalam pidatonya, Trump menunjukkan dukungan terhadap industri kripto. Ia  mengutip frasa populer di komunitas bitcoin: "Jangan pernah menjual bitcoin Anda." Meskipun ia mengatakannya dengan nada bercanda, ucapannya mencerminkan optimismenya terhadap masa depan industri ini. 

"Kami merasa seperti pionir dalam beberapa hal," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 8 Maret 2025.

"Sejak hari ini, Amerika akan mengikuti aturan bahwa setiap pemain bitcoin tahu betul, jangan pernah menjual bitcoin Anda. Itulah frasa singkat yang mereka miliki. Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Siapa yang tahu, kan?” tambahnya.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga menegaskan bahwa meskipun pemerintah mulai memperhitungkan peran kripto, Dolar AS tetap akan menjadi mata uang cadangan dunia. Salah satu strateginya adalah dengan mengadopsi stablecoin, yaitu mata uang digital yang nilainya dipatok ke Dolar AS, agar tetap relevan di era digital.

Para eksekutif industri yang hadir menyambut baik langkah pemerintah ini. 

Mereka merasa bahwa hubungan antara pemerintah dan industri kripto mulai bergerak ke arah yang lebih positif setelah bertahun-tahun dihadapkan pada tekanan regulasi. 

"Untuk pertama kalinya, para pemimpin industri merasa mereka memasuki diskusi kolaboratif," kata Les Borsai, salah satu pendiri Wave Digital Assets, penasihat investasi kripto, yang mengatakan bahwa dia tidak menerima undangan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya