Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Net

Politik

Apresiasi Dirut Pertamina, Waka MPR: Penjelasan Penting untuk Redam Keresahan Publik

JUMAT, 07 MARET 2025 | 18:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri yang meminta maaf secara terbuka atas isu BBM Oplosan sudah tepat.

Dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, permintaan maaf itu sudah tepat untuk meredam meresahkan masyarakat khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.

“Saya menghargai permintaan maaf terbuka yang disampaikan Dirut Pertamina karena mengakui kesalahan disertai komitmen untuk memperbaiki kinerja perseroan ke depan," ujar Eddy kepada wartawan, Jumat 7 Maret 2025.


"Penjelasan yang disampaikan Dirut Pertamina yang meyakinkan masyarakat bahwa BBM jenis Pertamax yang dijual benar adanya dan tidak ditemukan jenis oplosan yang dikhawatirkan selama ini, juga mulai meredam keresahan masyarakat," imbuhnya.

Menurut Doktor Ilmu Politik UI ini, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menguatkan pernyataan itu melalui proses penyelidikan internal yang hasilnya dipublikasikan ke masyarakat.

Karena itu, Eddy mengusulkan pembentukan tim independen yang diisi oleh para pakar dan ahli yang memiliki reputasi dan integritas yang baik serta kompetensi di bidang pengolahan BBM.

Selain pembentukan tim independen, Wakil Ketua Umum PAN ini juga meminta Pertamina untuk memperkokoh sistem pengawasan internal di Pertamina Patra Niaga, salah satunya melalui penguatan peran dan fungsi dewan Komisaris.

“Oleh karena itu, penempatan figur Komisaris yang berintegritas dengan rekam jejak di sektor migas atau manajemen risiko baik praktis maupun akademis tentu akan membantu proses pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina secara keseluruhan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya