Berita

BYD/RMOL

Bisnis

Penjualan Mobil Listrik BYD Naik 56 Persen di Awal 2025, Siap Salip Tesla?

JUMAT, 07 MARET 2025 | 16:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa otomotif asal China, BYD, mencatat penjualan sekitar 250 ribu unit mobil listrik berbasis baterai secara global dalam dua bulan pertama tahun 2025. Angka ini melonjak 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti dikutip dari dari Fortune pada Jumat 7 Maret 2025, penjualan BYD nyaris menyalip pesaingnya, Tesla, raksasa otomotif asal Amerika Serikat.

Sementara itu, Tesla yang melaporkan penjualannya setiap tiga bulan sekali dijadwalkan merilis data terbaru pada 2 April mendatang. 


Namun, perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk itu diperkirakan mengalami penurunan signifikan, terutama di pasar Eropa.

Merosotnya penjualan Tesla di kawasan tersebut diduga berkaitan dengan citra Musk yang semakin kontroversial di ranah politik. Dukungan Musk terhadap kelompok sayap kanan ekstrem di Eropa disebut-sebut mempengaruhi keputusan konsumen.

Selain itu, posisi Musk sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) di AS juga menuai kritik. Kebijakan pemotongan anggaran serta pengurangan jumlah pegawai pemerintah yang ia terapkan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Dengan tren penjualan yang meningkat, BYD berpotensi menyalip Tesla sebagai pemimpin pasar mobil listrik dunia dalam waktu dekat. Dalam hal ini, BYD optimis untuk terus meningkatkan kinerja penjualannya di masa depan.

“Mari terus maju untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar BYD dalam pernyataannya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya