Berita

Ilustrasi (AI/AT)

Publika

Shalat Istirahat

JUMAT, 07 MARET 2025 | 07:00 WIB | OLEH: AHMADIE THAHA

BULAN Ramadan kini masuk hari ketujuh! Selain aroma kurma dan kolak yang menggoda, satu ibadah yang selalu dilaksanakan adalah shalat tarawih. Tapi, pernahkah Anda berpikir, mengapa disebut “tarawih”? Apa ada hubungannya dengan istirahat di malam hari? Juga olahraga?

Mari kita bongkar istilahnya. “Shalat” jelas kita tahu artinya: ibadah yang menghubungkan manusia dengan Allah Swt. Nah, “tarawih” adalah kata jamak dari “tarwihah”, yang berasal dari kata Arab, yang berarti istirahat atau bersantai.

Mengapa bersantai? Ya, karena pada zaman sahabat dahulu, umat Islam melaksanakan shalat ini dengan sangat panjang dan khusyuk, sehingga setiap selesai empat rakaat, mereka beristirahat sejenak sebelum melanjutkan. Di Masjidil Haram, hal ini masih berlangsung.


Bayangkan betapa lamanya durasi shalat mereka, sampai perlu ada sesi istirahat! Ini karena, tak jarang imam membacakan ayat suci Al-Qur’an sampai tamat satu juz. Namun, di masa sekarang, banyak yang lebih memilih tarawih versi “kilat” daripada yang “slow motion” ala generasi awal.

Rasulullah ? sendiri melaksanakan shalat di malam Ramadan itu. Awalnya, beliau shalat secara berjamaah di masjid, tapi setelah melihat banyaknya orang yang ikut serta, beliau berhenti keluar rumah karena khawatir umat menganggap tarawih itu ibadah wajib, bukan sunnah.

Namun, di era Khalifah Umar bin Khattab, beliau melihat orang-orang shalat sendiri-sendiri di masjid, lalu memutuskan untuk menyatukan mereka dalam satu jamaah dengan imam tetap, Ubay bin Ka‘b. Dari sinilah tarawih berjamaah yang kita kenal sekarang bermula.

Bagi yang rajin tarawih setiap malam, sadar atau tidak, mereka sedang menjalankan program “fitnes Ramadan” yang cukup efektif. Bagaimana tidak? Coba perhatikan pola gerakan shalat tarawih. Dalam tarawih, kita berdiri lama (qiyam). Ini melatih ketahanan tubuh dan keseimbangan.

Seperti shalat pada umumnya, kita juga melakukan rukuk, yang akan melenturkan otot punggung dan mengurangi ketegangan pada tulang belakang. Selanjutnya, kita sujud, yang akan memaksimalkan aliran darah ke otak, mengurangi stres, dan meningkatkan fokus.

Berikutnya, dalam shalat, kita duduk di antara dua sujud. Ini juga akan melatih fleksibilitas sendi dan otot paha. Sedangkan gerakan berulang selama 8 hingga 20 rakaat dalam shalat tarawih, itu mirip dengan latihan aerobik ringan yang membantu peredaran darah.

Tak aneh jika, menurut penelitian, gerakan shalat yang dilakukan berulang-ulang bisa meningkatkan fleksibilitas tubuh dan membantu sistem kardiovaskular. Ini menyehatkan. Apalagi, seperti dalam tarawih, shalat dilakukan berulang sampai 8 hingga 20 kali.

Bahkan, bagi yang sulit tidur, tarawih bisa menjadi solusi alami untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak. Bayangkan, setelah shalat tarawih, tubuh terasa menjadi rileks, otot lentur, aliran darah lancar, pikiran tenang, dan akhirnya tidur pun lebih berkualitas.

Selain manfaat fisiknya, tarawih juga memberi efek psikologis yang luar biasa. Ada sesuatu yang unik dalam shalat ini: kebersamaan. Kita merasakan solidaritas dengan sesama muslim, mendengarkan bacaan imam yang indah, dan laku refleksi spiritual setelah seharian berpuasa.

Shalat tarawih itu ibadah yang tak hanya menyehatkan rohani, tapi juga jasmani. Dan karena ini “shalat istirahat”, mungkin sebaiknya kita tidak terburu-buru dalam melaksanakannya. Tarawih perlu jadi momen menikmati Ramadan, bukan ajang balapan menuju salam terakhir.

*Penulis adalah Pemerhati Kebangsaan, Pengasuh Pondok Pesantren Tadabbur Al-Qur'an



Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya