Berita

Rocky Gerung/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Tidak Ada Gunanya Berdebat dengan ‘Dangkalis’ Pemuja Jokowi

JUMAT, 07 MARET 2025 | 06:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tagar Indonesia Gelap jilid II terus menjadi perhatian dunia internasional yang membuat indeks demokrasi anjlok. 

Pengamat politik Rocky Gerung menilai kemunculan tagar ini imbas masih ikut cawe-cawenya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Hal itu ditambah dengan ulah para buzzer atau relawan Jokowi yang berada di lingkungan istana.


“Kalau kita perhatikan perkembangan tren tagar atau hastag Indonesia Gelap itu terlihat bahwa semakin reaksioner atau semakin reaktif pihak komunikator istana atau apa namanya yang disebut ternak Jokowi atau relawan Jokowi,” kata Rocky dikutip dalam kanal Youtube pribadinya, Jumat, 7 Maret 2025. 

Lanjut dia, para pemuja Jokowi menghujat tagar Indonesia Gelap itu dengan berbagai cara.

“Para pemuja Jokowi ini bereaksi begitu dangkal sehingga ditemukan kembali atau terulang kembali semacam kesimpulan bukti bahwa berdebat dengan para ‘dangkalis’ ini tidak ada gunanya,” seloroh Rocky. 

Akademisi yang dikenal kritis ini menyebut munculnya tagar ini karena adanya keprihatinan mendalam yang dialami Indonesia.

“Para Jokowers- Jokowers ini tidak mampu membaca kan. Jadi itu yang disimpulkan majalah The Economist bahwa Indonesia memang berada dalam kegelapan,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya