Berita

Foto gedung Danantara (Antara)

Bisnis

Danantara Tundukkan Wall Street, IHSG Lompat 2,37 Persen

RABU, 05 MARET 2025 | 22:07 WIB | OLEH: ADE MULYANA

SIKAP optimis pelaku pasar di Jakarta akhirnya mampu menundukkan bekal sentimen suram dari sesi perdagangan di Wall Street. Laporan sebelumnya menyebutkan, seluruh indeks Wall Street yang runtuh berjamaah di sesi perdagangan Selasa 4 Maret 2025. Investor di negeri Donald Trump itu terbebani oleh langkah perang dagang yang telah ditabuh Trump sebelumnya terhadap Kanada, Meksiko, China dan Uni Eropa.

Investor Wall Street sangat mengkhawatirkan imbas dari perang dagang pada kinerja pertumbuhan ekonomi. Tekanan jual akhirnya menderas untuk menggulingkan seluruh Indeks Wall Street. Situasi ini kemudian sedikit mereda usai sesi perdagangan reguler ditutup, di mana Menteri perdagangan AS menyatakan terbuka peluang kompromi soal tarif masuk yang telah berlaku.

Bekal dari meredanya kekhawatiran tersebut kemudian mampu dimaksimalkan sesi perdagangan pertengahan pekan, Rabu 5 Maret 2025 di Asia, untuk terhindar dari tekanan jual agresif. Bursa saham Asia akhirnya mencoba bersikap netral dan bahkan cenderung optimis.


Terlebih, serangkaian rilis data ekonomi regional terkini turut mewarnai jalannya sesi perdagangan. Laporan yang dihimpun menyebutkan, China dan Jepang yang merilis data Indeks PMI komposit untuk Februari lalu masing-masing sebesar 51,5 dan 52,0. Sentimen dari China lainnya menyangkut pemerintahan Xi Jinping yang menargetkan pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5 persen di tengah ancaman perang dagang dengan AS. Sementara dari Australia dilaporkan kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2024 lalu yang sebesar 1,3 persen atau sedikit lebih tinggi dari ekspektasi pasar yang sebesar 1,2 persen.

Sikap optimis pelaku pasar akhirnya mampu bertahan, namun kinerja Indeks masih bervariasi. Hingga sesi perdagangan berakhir, Indeks Nikkei (Jepang) menanjak tipis 0,23 persen di 37.418,24, sementara indeks ASX200 (Australia) terkikis 0,7 persen di 8.141,1 dan indeks KOSPI (Korea Selatan) melonjak tajam 1,16 persen di 2.558,13.

Kinerja bervariasi Indeks di Asia kemudian mampu dimaksimalkan pelaku pasar di Jakarta untuk berbalik melakukan aksi akumulasi agresif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau konsisten menjejak zona penguatan tajam di sepanjang sesi, setelah membuka sesi pagi dengan kenaikan moderat.

Lonjakan tajam IHSG juga berlanjut hingga sepanjang sesi perdagangan sore hingga kemudian memungkasi sesi dengan melambung curam 2,37 persen di 6.531,39. Pantauan lebih rinci dari jalannya sesi perdagangan memperlihatkan, kinerja empat saham yang masuk dalam kelolaan Danantara yang menonjol dengan kompak membukukan lonjakan sangat tajam.

Saham BBRI melambung 4,63 persen dengan berakhir di Rp3.840, BMRI menanjak 0,41 persen di Rp4.860, BBNI melonjak curam 5,68 persen di Rp4.460 dan TLKM yang melesat 2,94 persen di Rp2.450. Tinjauan RMOL menunjukkan, empat saham BUMN terkemuka yang masuk dalam Danantara tersebut yang juga mendominasi jajaran enam besar saham-saham teraktif ditransaksikan berdasar nilai perdagangan yang sekaligus mencerminkan kontribusi signifikan bagi lonjakan tajam IHSG. Kinerja menonjol saham Danantara dengan demikian mampu menundukkan bekal sentimen suram dari sesi perdagangan di Wall Street.

Sementara sejumlah saham unggulan juga tercatat berhasil mencetak kenaikan bervariasi dan cenderung tajam seperti BBCA, ASII, UNVR, UNTR, SMGR, BBTN, JPFA, INDF, ISAT dan PTBA.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya