Berita

Pasukan orange mengangkut sampah yang terbawa arus banjir kiriman/Ist

Nusantara

Pasukan Orange Bersihkan Sampah Banjir Kiriman

RABU, 05 MARET 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta menerjunkan 5.000 pasukan orange untuk mengangkut sampah yang terbawa arus banjir kiriman melalui Kali Ciliwung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asep Kuswanto mengatakan, penanganan sampah di Kali Ciliwung dimulai pada Saringan Sampah (SS) TB Simatupang. Hingga saat ini, lebih dari 2.000 ton sampah berhasil ditangani.

“DLH DKI Jakarta juga menggunakan bantuan alat berat untuk membersihkan sampah yang terbawa arus banjir,” kata Asep, Rabu 5 Maret 2025.


Keberadaan Saringan Sampah TB Simatupang yang beroperasi sejak tahun 2023 lalu bisa mengurangi beban tumpukan sampah di Pintu Air (PA) Manggarai yang selalu meningkat di musim penghujan. 

Selain itu, pasukan orange juga menangani sampah yang tersangkut di beberapa lokasi, seperti di Jembatan Kampung Melayu. Puluhan petugas disiagakan dengan melibatkan 1 alat berat untuk mengangkut sampah.

“Adapun volume sampah yang berada di Jembatan Kampung Melayu belum bisa dipastikan berapa jumlahnya karena sampah terus berdatangan dan menyangkut di jembatan," kata Asep.

Kondisi terkini dari lokasi Pintu Air Manggarai masih terbilang kondusif, namun ketinggian air di titik sudah mencapai 790 cm dan masuk siaga 3. 

Puluhan petugas sudah dikerahkan dibantu dengan dua alat berat seperti Excavator Sumitomo SH210 dan Excavator Standar Material Handler Liebher 934. Adapun volume sampah mencapai 36 m3 atau 3 rit typer kecil.

Disusul di lokasi Banjir Kanal Barat (BKB) Petamburan volume sampah sebanyak 36 m3 dengan meyiagakan puluhan petugas, sedangkan di BKB Season City masih terpantau aman dan kondusif, sampah di lokasi tersebut sudah diangkut menggunakan dua alat berat.

“Karena kondisi debit air yang tinggi, menghambat para pasukan orange dan petugas UPS Badan Air dalam melakukan penanganan sampah di Ciliwung, sehingga penanganan dilakukan dengan batuan alat berat,” tandas Asep.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya