Berita

Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 4 Maret 2025/RMOL

Politik

Wacana Bank Emas sebagai Tabungan Haji Perlu Aturan Jelas

SELASA, 04 MARET 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mewacanakan Bank Emas cocok dijadikan sebagai tabungan haji.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina menuturkan wacana tersebut perlu dibahas secara komprehensif dalam aturan penyelenggaraan haji.

"Mungkin nanti kita akan bahas saat perubahan Rancangan Undang-Undang Penyelenggara Haji. Karena hari ini kalau kita bicara tentang investasi emas yang dilakukan oleh BPKH, kan belum maksimal," kata Selly Gantina di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 4 Maret 2025.


Legislator dari Fraksi PDIP ini mengatakan Komisi VIII sering memberikan masukan. Pasalnya, harga emas itu makin lama, makin naik.

"Tetapi kan kalau kaitan dengan pemerintah mengupayakan adanya Bank Emas, kita juga kan harus berbicara keamanannya. Apakah itu bisa stabil atau tidak? Karena ini menyangkut dengan uang jamaah. Kalau terjadi wanprestasi yang rugi kan jamaah, uangnya hilang," ucapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta wacana tersebut dibahas kembali untuk keamanan biaya haji jemaah Indonesia.

"Maka harus dipikirkan secara matang pada saat kita akan menyimpan uang yang dari BPKH dalam bentuk Bank Emas. Maka harus diperhatikan regulasinya dan keamanan dari orang yang mengelola Bank Emas tadi. Baik itu kalau nggak salah kan ada pegadaian atau bank BSI," bebernya.

"Tapi kan kita belum tahu return-nya seperti apa. Kemudian keamanan dan likuiditas ke depannya harus seperti apa. Karena menyangkut dengan uang jemaah," tutupnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya