Berita

Polri menyalurkan bantuan makanan untuk warga terdampak banjir di Bekasi dan Depok, Jawa Barat/Ist

Presisi

Polri Gerak Cepat Evakuasi Warga Terdampak Banjir Depok dan Bekasi

SELASA, 04 MARET 2025 | 22:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Banjir yang melanda sebagian wilayah Depok dan Bekasi, Jawa Barat turut menjadi perhatian serius Korps Bhayangkara.

Di Bekasi, tim Detasemen Perintis melakukan patroli memastikan keamanan masyarakat di lingkungan terdampak banjir. Dipimpin Irjen Mulia Hasudungan Ritonga, Direktorat Samapta Korsabhara mengerahkan peralatan penyelamatan, mulai dari rantis rescue, perahu karet bermesin motor, pelampung, helm rescue, hingga mesin penyedot air.

Sebanyak 29 personel diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Perumahan Jaka Kencana, Bekasi Selatan. Selain melakukan evakuasi, petugas juga mendistribusikan bahan pangan kepada warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.


Sementara di Depok, Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras dan jajaran unsur TNI juga terjun ke lokasi banjir di Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Bojongsari. Daerah ini kebanjiran imbas meluapnya Kali Pesanggrahan hingga merendam perumahan warga dengan ketinggian air rata-rata 150-200 cm.

Langkah sigap Korps Bhayangkara ini dipastikan akan terus dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak banjir.

“Kami akan terus mengerahkan personel dan peralatan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan pasca-banjir,” tambah Irwasum Polri, Komjen Dedi Prasetyo, Selasa, 4 Maret 2025.

Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Selasa dini hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir.

Polri dan TNI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan, serta pemantauan kondisi di lapangan guna memastikan keamanan dan keselamatan warga.

"Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko lebih lanjut akibat banjir ini," tutup Irwasum.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya