Berita

Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso/Ist

Pertahanan

Brigjen TNI Nugroho Pimpin Evakuasi Korban Banjir di PGP Kota Bekasi

SELASA, 04 MARET 2025 | 17:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso turun tangan memimpin evakuasi bersama Danramil 04/Jatiasih, Mayor Inf Sanusi Deski di perumahan yang terdampak banjir parah di Kota Bekasi.

Salah satu perumahan yang mengalami banjir parah terjadi di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Luapan Kali Bekasi mengakibatkan PGP mengalami banjir mencapai lebih dari 2 meter.

"Ini banjir kiriman dari Kali Bekasi yang meluap. Sejak pagi, TNI, Polri, serta elemen masyarakat telah bahu-membahu membantu warga terdampak. Saat ini, lebih dari 12 ribu kepala keluarga terkena dampak, dan sekitar 5 ribu keluarga telah berhasil dievakuasi," kata Brigjen TNI Nugroho dalam keterangannya, Selasa, 4 Maret 2025.


Nugroho menerangkan, TNI mengerahkan 8 unit perahu karet bermotor untuk menerjang arus deras dan mengevakuasi warga yang terjebak di rumah-rumah mereka.

"Belakangan ini curah hujan sangat tinggi, kita semua harus siap dan sigap dalam menghadapi kondisi seperti ini," tutur Brigjen TNI Nugroho.

Di lokasi yang sama, Danramil 04/Jatiasih, Mayor Inf Sanusi Deski memastikan, bahwa seluruh prajurit telah disiagakan untuk membantu masyarakat.

"TNI hadir di tengah rakyat. Jika ada warga yang memerlukan bantuan, jangan ragu untuk menghubungi Babinsa atau Danramil setempat. Kami siap membantu kapanpun dibutuhkan," tegas Mayor Inf Sanusi.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso mengatakan, terdapat 20 titik di 7 kecamatan di Kota Bekasi terendam banjir akibat luapan Kali Bekasi.

"Berdasarkan laporan dari piket siaga darurat bencana, kejadian banjir terjadi pada pukul 23.07 WIB sampai dengan saat ini masih dilakukan pemantauan di lapangan oleh petugas BPBD Kota Bekasi," kata Priadi saat dihubungi RMOL, Selasa pagi, 4 Maret 2025.

Lokasi yang terdampak, ada 3 titik di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, yakni di Gang Mawar RT.08/03 dengan ketinggian 150 sentimeter dan terdampak 100 Kepala Keluarga (KK) 400 jiwa, Gang Semar RT.04/04 dengan ketinggian 70 sentimeter, dan Kampung Lengkak RT.04/08 dengan ketinggian 80 sentimeter.

Selanjutnya, ada 1 titik di Kecamatan Bekasi Utara, yakni di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung dengan ketinggian 180 sentimeter. Banjir tersebut berdampak kepada 47 KK 360 jiwa.

Kemudian, ada 3 titik di Kecamatan Bekasi Selatan, yakni di Perumahan Bumi Satria Kencana dengan ketinggian air 110 sentimeter, Perumahan Jaka Kencana dengan ketinggian air 300 sentimeter, dan Perumahan Depnaker dengan ketinggian 150 sentimeter

Lalu ada 1 titik di Kecamatan Medan Satria, yakni di RT.1, 8, dan 9 RW 03 Kelurahan Kali Baru dengan ketinggian 100 sentimeter. Akibatnya, sebanyak 40 KK menjadi korban.

Selanjutnya, ada 6 titik di Kecamatan Jatiasih, yakni di Bumi Nasio Indah dengan ketinggian air 120 sentimeter, Perum Jatiluhur dengan ketinggian 150 sentimeter, Perum Graha Indah dengan ketinggian air 150 sentimeter, Perum Buana dengan ketinggian 150 sentimeter, Perum Pondok Gede Permai dengan ketinggian air mencapai 300 sentimeter, dan di Perumahan Villa Jati Rasa Jalan Merpati Blok C 10/15 dengan ketinggian air 300 sentimeter.

Kemudian ada 3 titik di Kecamatan Pondok Gede, yakni di Perumahan Taman Bougenville Fajar dengan ketinggian 40 sentimeter, Komplek Dosen IKIP dengan ketinggian air 155 sentimeter, dan Perum Jati Bening Permai dengan ketinggian 50 sentimeter.

Terakhir, ada 3 titik di Kecamatan Rawalumbu, yakni di Perumahan Taman Narogong Indah dengan ketinggian 40 sentimeter, Jembatan II Rawalumbu dengan ketinggian 20 sentimeter, dan di Kemang Pratama dengan ketinggian air 50 sentimeter.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya