Berita

Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

KPU Antisipasi Pelanggaran PSU Pilkada 2024

SELASA, 04 MARET 2025 | 08:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim telah melakukan evaluasi internal untuk mencegah pelanggaran Pilkada 2024 di 24 daerah tidak terulang  

Ketua KPU RI, Mochammad Afiffuddin menyatakan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama jajaran KPU Daerah, di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin kemarin, 3 Maret 2025.

"Kita semua sebagai keluarga besar KPU, tentu merefleksikan apa yang terjadi dalam Pilkada Serentak ini, ada evaluasi di internal, ada refleksi di internal yang kurang kita perbaiki, yang baik kita pertahankan," kata Afif dikutip Selasa 4 Maret 2025.


Afif memastikan, evaluasi yang dilakukan KPU di semua tingkatan akan dijalankan pada pelaksanaan PSU di 24 daerah, dan pelaksanaan rekapitulasi suara ulang di 2 daerah pemilihan. 

"Yang kemarin kurang maksimal kita tingkatkan untuk perbaikan di daerah-daerah yang ada PSU (di) 24 (daerah), dan 2 tempat yang perbaikan Berita Acara dan juga rekapitulasi yang bebannya diberikan di KPU RI," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) itu mendorong jajaran KPU untuk tetap bersemangat dalam bekerja, khususnya menjalankan PSU dan beberapa amanat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHP Kada) yang kelar ditangani. 

"Semuanya kita harus laksanakan dengan penuh tanggung jawab, ada rasa bersalah boleh, ada rasa sedih boleh, tapi kita harus tetap tegak, tetap semangat, tetap optimis bahwa apa yang kita lakukan tidak semuanya 100 persen karena kesalahan jajaran KPU," demikian Afif.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya