Berita

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 3 Maret 2025/RMOL

Presisi

Ini Respons Mabes Polri soal Kemewahan Keluarga Kapolda Kalsel

SELASA, 04 MARET 2025 | 02:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Beredar di media sosial, Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Rosyanto Yudha Hermawan mengadakan pesta mewah di hari ulang tahunnya.

Padahal di satu sisi, Presiden Prabowo sedang menggalakkan program efisiensi anggaran di setiap lini.

Menyikapi hal itu, Mabes Polri menyebut perayaan tersebut bukan hanya dilakukan dalam rangka hari ulang tahun Rosyanto, tapi juga dalam rangka menggelar persiapan menyambut bulan suci Ramadan 2025.


"Wujud apresiasi syukuran yang sudah disampaikan oleh Polda Kalsel itu dalam rangka juga persiapan menjelang bulan puasa bulan Ramadan," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin, 3 Maret 2025.

Bahkan dalam acara itu, Kapolda Kalsel turut mengundang warga sekitar khususnya anak-anak yatim piatu.

Di sisi lain, pihak Propam juga telah meminta klarifikasi dari Rosyanto guna meluruskan hal itu.

"Propam sudah memberikan penyampaiannya melalui kanal media sosial dan mengucapkan terima kasih atas masukan masyarakat, tentunya Propam merupakan garda untuk menjaga operasi dan kode etik profesi Polri ataupun semua akan dilihat secara etis kemudian juga dilihat secara disiplin," jelasnya.

Selain perayaan ulang tahun, kekayaan Rosyanto menjadi sorotan publik setelah anaknya, Ghazyendha Aditya Pramana diduga melakukan flexing atau pamer kekayaan di media sosial.

Viralnya aksi pamer kemewahan tersebut berawal dari unggahan foto-foto perayaan ulang tahun Kapolda Kalsel yang diunggah di akun media sosial milik Ghazyendha. 

Selain itu, Ghazyendha juga memamerkan foto sedang naik private jet hingga berbelanja barang mewah. Istri Rosyanto juga turut disorot karena kerap mengunggah foto menggunakan tas mewah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya