Berita

Bawang putih/Ist

Bisnis

Mafia Impor Bawang Putih Diduga Kongkalikong Dua Kementerian

SENIN, 03 MARET 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan harga bawang putih di pasaran, diduga terjadi karena kongkalikong antara mafia impor dengan oknum pejabat di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. 

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah berpandangan, harga bawang putih yang tiba-tiba melonjak di beberapa momen tertentu kerap berulang. 

Menurutnya, persoalan yang dipengaruhi ketersediaan barang tidak bisa dilepaskan dari tata kelola di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. 


Yang membuat Trubus curiga adalah, untuk menangani masalah stok dan harga bawang putih yang melonjak cuma dengan cara impor. 

"Ada kongkalikong antara kementerian/lembaga dengan para pengusaha yang juga importir itu," kata Trubus kepada RMOL, Senin 3 Maret 2025.

Kecurigaan 'permainan' tersebut, kata Trubus, makin kuat akibat ketidakterbukaan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian terkait ketersediaan pangan, termasuk bawang putih. 

"Tata kelola selama ini kan cenderung publik itu tidak tahu berapa sesungguhnya kebutuhan bawang, selalu munculnya biasanya kalau tidak mahal karena dianggap stoknya kurang," kata Trubus. 

Trubus melanjutkan, kenaikan harga bawang putih umumnya mendekati libur Natal dan Tahun Baru atau libur Lebaran, karena kebutuhan masyarakat biasanya meningkat.

"Stok itu ditampilkan, tapi sesungguhnya stok-stok yang sebenarnya seperti apa tapi tidak pernah dibuka," demikian Trubus.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya