Berita

Ilustrasi/Reuters

Bisnis

Bursa Asia Menguat di Senin Pagi

SENIN, 03 MARET 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia dibuka menguat pada Senin 3 Maret 2025 saat investor menunggu kejelasan mengenai rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada mitra dagang AS.

Tarif pasti yang akan dikenakan terhadap Meksiko dan Kanada mulai besok, Selasa 4 Maret masih "tidak pasti" menurut Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick saat berbicara dengan Fox News. 

Itu berarti tarif tersebut bisa lebih rendah dari yang diusulkan sebesar 25 persen. 


Sementara kebijakan tarif bea masuk yang dikenakan untuk Tiongkok sudah ditetapkan yaitu sebesar 10 persen. 

Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang dibuka naik 0,97 persen. 

Indeks Topix menguat 1,12 persen, dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,32 persen lebih tinggi.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong dibuka turun 22.920.

Rilis indeks PMI manufaktur Australia dari S&P Global untuk Februari berada di 50,4, tidak jauh berbeda dengan bulan sebelumnya di 50,6.

Indeks PMI Caixin/S&P Global China, periode Februari, akan dirilis hari ini, yang diperkirakan akan berada di 50,3 sedikit di atas 50,1 di bulan sebelumnya

Bursa saham Korea Selatan hari ini libur.

Investor akan mencermati saham-saham India setelah ekonomi Asia Selatan tumbuh 6,2 persen dari tahun lalu pada kuartal fiskal ketiga yang berakhir Desember, pulih dari level terendah tujuh kuartal. 

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan akan berpeluang menguat, setelah mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan turun 3,3 persen ke level 6.270. 

Harga ETF saham Indonesia,iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange jatuh 2,62 persen ke posisi 15,96 Dolar AS.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya