Berita

Starlink Elon Musk/Net

Dunia

Vietnam Bergegas Beri Lisensi Starlink untuk Hindari Tarif Trump

MINGGU, 02 MARET 2025 | 10:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Vietnam bergerak cepat untuk memberikan lisensi kepada layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk dalam upaya menghindari ancaman tarif perdagangan dari Amerika Serikat. 

Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, pada Sabtu, 1 Maret 2025 menginstruksikan pihak berwenang agar segera menerbitkan izin operasional Starlink di bawah skema percontohan.

Langkah ini diambil menyusul ancaman tarif balasan yang dilontarkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump terkait surplus perdagangan Vietnam dengan Amerika Serikat. 


Mengutip Reuters, tahun lalu, Vietnam mencatat rekor surplus perdagangan dengan Washington, yang membuat negara Asia Tenggara ini menjadi sorotan dalam kebijakan dagang AS.

“PM telah mengarahkan Kementerian Sains dan Teknologi untuk segera menerbitkan lisensi untuk (layanan) internet Starlink sebagai uji coba,” demikian pernyataan resmi pemerintah Vietnam di situs webnya, yang melaporkan hasil diskusi Chinh dengan para pebisnis AS di Hanoi.

Februari lalu, parlemen Vietnam telah menyetujui skema sementara yang memungkinkan perusahaan internet satelit beroperasi di Vietnam dengan syarat mempertahankan kendali penuh atas anak perusahaan lokal mereka. 

Ketentuan ini menjadi salah satu syarat utama yang diajukan oleh Elon Musk agar Starlink bisa beroperasi di negara tersebut.

Selain membahas lisensi Starlink, Chinh juga menyampaikan upaya Vietnam dalam menyeimbangkan kembali surplus perdagangannya dengan AS. 

Ia menekankan potensi peningkatan impor barang dari Amerika Serikat, termasuk pesawat, senjata, gas alam cair, produk pertanian, dan farmasi.

Dengan langkah ini, Vietnam berharap dapat menjaga hubungan dagang yang stabil dengan AS serta mempercepat digitalisasi di negara tersebut melalui layanan internet berbasis satelit yang ditawarkan Starlink.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya