Berita

Sebanyak 2.857 unit kendaraan Rantis Maung diserahkan Kementerian Pertahanan di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 1 Maret 2025/Istimewa

Pertahanan

Menhan Bagikan 2.857 Unit Maung untuk TNI dan Polri

SABTU, 01 MARET 2025 | 23:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyerahkan kendaraan khusus (Ransus) Maung sebagai alat transportasi dan operasional para prajurit TNI-Polri.

Penyerahan Ransus Maung ini dilakukan langsung Menteri Pertahanan, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Adapun jumlah Ransus Maung yang diserahkan Menhan adalah 2.857 unit kendaraan. Dengan rincian, Mabes TNI mendapat 50 unit, TNI AD 2.495 unit, TNI AL 173 unit, TNI AU 114 unit, dan Polri 25 unit. 


Untuk jenis Ransus Maung yang diserahkan kepada TNI AL meliputi Ransus Jeep 4x4 Spartan sebanyak 60 unit, Ransus Jeep 4x4 Soft Top 56 unit, dan Ransus Jeep 4x4 Hard Top 57 unit.

Pembelian Ransus Maung ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto saat masih menjabat menjadi Menhan. Penandatanganan kontrak pengadaan Kendaraan Operasional Satuan (Ransus Jeep 4x4) Maung dilakukan pada 2022 antara Kemhan dan PT Pindad (Persero) selaku produsen Ransus Maung.

Kendaraan operasional ini punya beberapa kelebihan. Seperti mampu menerjang lokasi yang sulit untuk dilalui maupun di ruas jalan yang beraspal 

Memiliki mesin 2.200 cc dan transmisi manual 6 speed, Maung juga dilengkapi dengan GPS, tracker, dan mampu menempuh jarak 800 km tanpa henti. 

"Jadi singkatnya bahwa Pemerintah RI konsisten untuk memberikan dukungan operasional kepada para pengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya TNI dan Polri. Ini adalah suatu kebanggaan nasional yang mulai bangkit supaya kita tampil sebagai negara yang bermartabat," ujar Sjafrie.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya