Berita

Kegiatan sosial PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)/Ist

Bisnis

Eloc Bestari, Inovasi Sosial Membawa PGE Area Ulubelu Raih Proper Emas

SABTU, 01 MARET 2025 | 20:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) torehkan catatan tinta emas berhasil meraih Proper Emas ke-14 kali berturut-turut untuk dua wilayah operasionalnya. Penghargaan Proper Emas diraih Area Kamojang untuk yang ke-14 kali dan Area Ulubelu yang ke-3 kali.

Capaian ini, kata Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Kitty Andhora sejalan dengan visi PGE menjadi world class green energy company dan misi untuk menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan potensi panas bumi serta produk turunannya dan turut berpartisipasi dalam agenda dekarbonisasi nasional dan global.

Komitmen PGE pun terwujud dengan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan di sekitar area operasional perusahaan.


“PGE memiliki target growth acceleration yang pengembangannya membutuhkan penerimaan dari masyarakat. Mengembangkan energi geothermal adalah salah satu jalan untuk greener future dengan beralih dari energi fosil," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu 1 Maret 2025.

"Selain merasakan kehadiran PGE berkontribusi pada peningkatan taraf hidup masyarakat, kami berharap proses dan pengembangan bisnis panas bumi di area-area geothermal khususnya PGE mendapatkan dukungan yang lebih solid dari masyarakat,” sambungnya.

Area Ulubelu dengan kapasitas terpasang 220 MW yang menyuplai sekitar 25 persen kebutuhan listrik di Provinsi Lampung, meraih penghargaan Proper Emas melalui berbagai program unggulan.

Program Eloc Bestari (Empowering Local Communities-based Environmental Stewardship Through Social Forestry) yang dijalankan di area operasi Ulubelu berfokus pada diversifikasi sumber pendapatan masyarakat untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan melalui pemanfaatan langsung panas bumi (direct-use geothermal).

Eloc Bestari merupakan upaya rehabilitasi hutan yang melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan sosial secara berkelanjutan.

Melalui program Eloc Bestari masyarakat diharapkan dapat mengurangi ketergantungan ekonomi pada aktivitas yang berisiko merusak lingkungan seperti perambahan hutan. Peningkatan ekonomi masyarakat didorong melalui budidaya sumber daya hutan seperti kopi, madu dan pupuk organik.

Sementara Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso  menambahkan, Pertamina Group terus berupaya meningkatkan kinerja lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat, untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.

"Pertamina melakukan inovasi dengan mengedepankan unsur eco inovasi dan inovasi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal ini juga sejalan visi Asta Cita Pemerintah Indonesia," jelas Fadjar.

Program Eloc Bestari di Area Ulubelu telah memberikan manfaat kepada 1.362 penerima langsung, yang terdiri dari 112 buruh tani hutan, 787 petani kopi yang mengalami pengangguran sementara, 81 pemuda pengangguran, 348 lansia, 23 perempuan dalam kelompok rentan, dan 11 keluarga prasejahtera.

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam membangun kemandirian energi dan ekonomi, PGE memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi dan penguatan kapasitas masyarakat.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya