Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Global

Rusia: Zelensky Menggigit Tangan yang Memberinya Makan

SABTU, 01 MARET 2025 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Debat terbuka antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Donald Trump mendapat tanggapan dari pihak Rusia.

Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, Zelensky telah menerima tamparan keras setelah Trump mengatakan dia tidak menghormati Amerika Serikat (AS) dan tidak ada terima kasihnya. 

"Teguran brutal di Ruang Oval," tulis Medvedev, yang merupakan wakil ketua Dewan Keamanan Rusia, di Telegram, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 1 Maret 2025.


Dalam unggahan itu Medvedev mengatakan Zelensky telah mendengar langsung sebuah kebenaran.

"Rezim Kyiv sedang bermain-main dengan Perang Dunia Ketiga," ujarnya.

Medvedev juga menyerukan agar bantuan militer untuk Ukraina dihentikan, sesuatu yang sudah lama diinginkan oleh Moskow.

Sementara itu, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan merupakan suatu keajaiban bahwa Trump dan Vance menahan diri untuk tidak memukul Zelensky selama pertengkaran tersebut, yang disiarkan di saluran berita di seluruh dunia. 

"Zelensky menggigit tangan yang memberinya makan," kata Zakharova.

Komentator TV nasionalis garis keras, Vladimir Solovyov, bahkan mengumumkan acara khusus yang berjudul "Bunuh Diri Zelensky di Gedung Putih".

Selama ini, Rusia menggambarkan Zelensky sebagai boneka Amerika Serikat yang tidak stabil dan egois. Menurut Rusia, pemerintahan Biden sudah memanfaatkan Zelensky untuk mencoba mengalahkan Moskow secara strategis dengan cara berperang sampai orang Ukraina musnah.

Zelenskiy menolak karakterisasi tersebut, dan mengatakan dirinya melakukan semua yang dia bisa untuk mempertahankan negaranya dari Rusia dengan bantuan sekutu Ukraina.

Pemulihan hubungan yang cepat antara Moskow dan Washington telah membuat Ukraina dan sekutu-sekutunya di Eropa khawatir bahwa Trump dan Presiden Vladimir Putin dapat membuat kesepakatan yang mengesampingkan dan merusak keamanan mereka.

Putin telah berulang kali mengatakan bahwa Zelensky bukanlah pemimpin yang sah karena masa jabatan lima tahunnya berakhir tahun lalu.

aina sendiri memang tidak dapat menyelenggarakan pemilu karena berada di bawah darurat militer sejak perang skala penuh meletus pada Februari 2022.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya