Berita

(Dari kiri ke kanan) VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, CEO BigBox AI Agus Laksono, Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid, dan EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa/Ist

Bisnis

Produk AI Telkom Songsong Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

SABTU, 01 MARET 2025 | 05:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mengakselerasi transformasi digital di Indonesia, sejalan dengan misi pemerintahan Asta Cita guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Dengan memanfaatkan teknologi terkini, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Telkom menghadirkan berbagai solusi digital inovatif untuk mendukung kemajuan ekosistem digital nasional.

Berdasarkan riset dari Statista, Precedence Research, dan Gartner, pasar AI global diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 20-24 persen hingga tahun 2032. Sementara itu, di Indonesia, nilai pasar AI diperkirakan mencapai 4,03 miliar dolar AS pada tahun 2030. 


Pemerintah Indonesia telah merespons tren ini dengan meluncurkan Strategi Nasional AI 2020-2045, yang bertujuan membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Sejalan dengan inisiatif ini, Telkom terus memperkuat ekosistem digitalnya melalui solusi AI yang mencakup analitik data, kecerdasan buatan, dan otomatisasi bisnis.

“Kami terus mengembangkan inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan AI. Kami percaya bahwa AI bukan sekadar teknologi, tetapi menjadi enabler utama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih baik,” ungkap Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid dalam keterangannya, Jumat, 28 Februari 2025.

Beragam solusi digital berbasis AI milik Telkom telah dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri di Indonesia, termasuk pemerintahan. Pemanfaatan AI tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

“Teknologi AI akan mengubah cara hidup manusia secara signifikan. Teknologi ini telah terbukti meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek bisnis. Dengan implementasi AI yang luas, manusia memasuki era di mana teknologi menjadi pendukung dalam pengambilan keputusan dan operasional sehari-hari,” tambahnya.

Salah satu inovasi AI unggulan dari Telkom adalah BigBox AI, yang berada di bawah payung Leap Telkom Digital. BigBox AI telah membantu instansi pemerintah dan perusahaan dalam mengotomatisasi tugas rutin, memungkinkan tenaga kerja untuk lebih fokus pada aspek strategis, kreatif, dan pengambilan keputusan.

CEO Bigbox AI Agus Laksono mengatakan AI hadir untuk membantu para pelaku bisnis hingga instansi pemerintah dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menghadirkan layanan yang lebih cerdas.

BigBox AI telah dilengkapi dengan berbagai kapabilitas unggulan. AI Analytics membantu bisnis memahami pola data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Smart Automation memungkinkan perusahaan mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan produktivitas. AI Chatbot menghadirkan layanan pelanggan yang lebih cerdas dan efisien. Fraud Detection membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam keamanan data dan transaksi.

Lebih lanjut, BigBox AI mengembangkan teknologi Large Language Models (LLM) dan Natural Language Processing (NLP) yang telah dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah untuk analisis teks dan percakapan. Teknologi ini tidak hanya mempercepat komunikasi dan pengambilan keputusan, tetapi juga meningkatkan kredibilitas layanan di berbagai industri.

“Telkom berkomitmen mempercepat digitalisasi Indonesia dengan menyediakan solusi teknologi bagi industri dan pemerintahan, sekaligus membangun talenta AI dalam negeri yang kompetitif secara global,” tutup EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya