Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Variatif: Saham Nvidia Terbang 3,67 Persen

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat ditutup variatif saat investor mencerna komentar terbaru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai tarif, dan dampak kesepakatan mineral antara AS dan Ukraina. 

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 188,04 poin, atau 0,43 persen, menjadi 43.433,12, pada perdagangan Rabu 26 Februari 2025.

S&P 500 menguat tipis 0,81 poin, atau 0,01 persen, menjadi 5.956,06. Sementara Nasdaq Composite Index menguat 48,88 poin, atau 0,26 persen, menjadi 19.075,26.


Trump mengatakan pemerintahannya akan segera mengumumkan tarif 25 persen untuk impor dari Uni Eropa. Trump juga memastikan bahwa tarif baru yang tinggi akan diberlakukan untuk impor dari Meksiko dan Kanada mulai 2 April tahun ini. 

Saham Nvidia melonjak 3,67 persen setelah pemimpin teknologi AI itu memperkirakan pendapatan kuartal pertama di atas estimasi pasar.

Kinerja Nvidia muncul menjelang akhir periode laporan keuangan yang lebih kuat dari ekspektasi bagi perusahaan S&P 500.

Rilis data, termasuk laporan sentimen konsumen yang lemah, mengisyaratkan bahwa ekonomi AS mungkin akan mandek meski inflasi tetap tinggi, membuat investor tetap waspada.

Jumlah saham yang naik melebihi jumlah yang turun dengan rasio 1,13 banding 1 di NYSE . Ada 91 saham tertinggi baru dan 115 saham terendah baru di NYSE .

Di Nasdaq, 2.502 saham menguat dan 1.917 saham menyusut, di mana jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 1,31 banding 1.

Volume perdagangan di bursa Wall Street tercatat 14,58 miliar saham, dibandingkan rata-rata 15,4 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Saham lain yang menguat adalah Walt Disney sebesar 1,21 persen, Axon Enterprise 15,25 persen, dan Heramba Electric yang terbang 86,59 persen.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya