Berita

Presiden Prabowo Subianto/RMOL

Politik

AHY, Gibran dan Anies Berpeluang Jadi Penantang Prabowo

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pidato Presiden Prabowo Subianto soal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa bersaing dalam perpolitikan nasional, ditanggapi mantan Menpora Roy Suryo.

Apalagi, menurut Roy, Mahkamah Konstitusi atau MK telah resmi menghapus ketentuan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden 20 persen. 

Penghapusan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden ini membuat setiap partai politik (parpol) dapat mengajukan calonnya tanpa harus membuat koalisi partai. 


"Candaan Presiden Prabowo soal AHY dan Gibran ini sebenarnya sudah pernah saya kemukakan, bahkan tujuh tahun silam, tepatnya Sabtu 21 April 2018 dalam sebuah diskusi di Jakarta," kata Roy melalui keterangan tertulisnya, Rabu 26 Februari 2025. 

Menurut Roy, AHY dan Gibran berpeluang untuk menantang Prabowo yang sudah dideklarasikan Partai Gerindra kembali maju pada kontestasi Pilpres 2029 mendatang.

Selain itu, kata Roy, masih ada tokoh yang layak diperhitungkan lainnya seperti Anies Baswedan yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena memang secara kapasitas dan kapabilitas tidak kaleng-kaleng.

"Rivalitas ini dirasa akan semakin menarik dan memberikan alternatif yang lebih variatif kepada masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan pilihan presidennya mendatang," kata Roy.

Meski demikian, lanjut Roy, siapa pun calon presidennya, sebenarnya masyarakat tidak terlalu berkepentingan.

"Siapa saja yang terbaik asal bisa membawa bangsa ini melangkah gagah kedepannya menyongsong Indonesia Emas 2045, bukan membiarkan #IndonesiaGelap seperti sekarang," pungkas Roy.  



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya