Berita

Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi PAN, Totok Daryanto (pegang mic) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 25 Februari 2025/RMOL

Politik

DPR Beberkan Tantangan Pengelolaan Energi Terbarukan

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 21:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam sektor energi, baik energi terbarukan (EBT) maupun energi fosil. Sebab, Indonesia memiliki cadangan energi yang sangat besar, dengan potensi yang masih bisa terus dikembangkan.

Demikian disampaikan Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi PAN, Totok Daryanto, dalam Diskusi Forum Legislasi bertajuk “RUU EBT Kembali Dibahas, Menanti Energi Terbarukan Sebagai Solusi Energi” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 25 Februari 2025. 

“Baik energi terbarukan (EBT) maupun energi fosil, itu hampir-hampir dikatakan kita sama-sama kayanya,” ungkap Totok.


Politikus PAN ini menambahkan bahwa potensi energi terbarukan di Indonesia sangat besar, terutama dari sumber daya alam seperti laut, panas bumi, energi bayu (angin), hidro, hingga sinar surya yang selalu ada setiap hari. 

Namun, Totok menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam mengoptimalkan potensi ini. 

Menurutnya, meskipun Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah, teknologi yang diperlukan untuk mengolahnya masih sangat mahal dan canggih. 

“Semua yang kita ceritakan energi terbarukan ini semua adalah barang yang memerlukan teknologi tinggi dan mahal. Dan kita terus terang memang belum terlalu siap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Totok juga menyinggung mengenai tata kelola energi di Indonesia dan perlunya formulasi yang lebih jelas mengenai transisi energi, termasuk pencapaian Net Zero Emission. Menurutnya, dalam RUU EBT perlu dimasukkan hal yang berkaitan dengan zero emission.  

“Saya punya pemikiran ya nanti sebagai bahan yang bisa kita diskusikan dan nantinya perlu diformulasikan di dalam undang-undang kita tentang Net Zero Emission itu, yaitu tentang kita ingin, ingin apa? itu tidak ada pencemaran lagi. Nah itu untuk Indonesia seperti apa,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya