Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PLN dan Wuling Siapkan Layanan Home Charging Praktis dan Cepat, Hanya 7 Hari

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 22:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PT Haleyora Power, bekerja sama dengan PT SAIC General Motors Wuling (Wuling) untuk menghadirkan layanan instalasi home charging kendaraan listrik (EV) yang dapat diselesaikan hanya dalam tujuh hari. 

Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Jumat 14 Februari 2024.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 


Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 79/2023 mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

"Penggunaan kendaraan listrik memiliki peran penting dalam upaya mengurangi emisi karbon di sektor transportasi. Sebagai penggerak transisi energi, PLN terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wuling, untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pengisian daya," ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu 22 Februari 2025.

Plt. Direktur Utama Haleyora Power, Susiana Mutia, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Wuling telah berlangsung sejak 2022, mencakup pemasangan charger dan power socket untuk kendaraan listrik serta mendukung proses penyambungan listrik baru atau peningkatan daya pelanggan.

"Jadi MoU hari ini memperluas lingkup kolaborasi antara Haleyora Power dengan Wuling sehingga diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak, sekaligus menghadirkan kemudahan layanan kendaraan listrik untuk masyarakat Indonesia," tuturnya.

"Melalui MoU ini, kami berkomitmen untuk memberi kemudahan penyediaan layanan pengisian daya di rumah bagi pelanggan Wuling maksimal 7 hari sejak diajukan," jelas Susi.

Dalam kerja sama ini, Wuling akan memberikan informasi kepada pelanggan mengenai proses instalasi home charging, kebutuhan kapasitas listrik, serta koordinasi dengan pihak penyedia listrik agar infrastruktur pengisian daya berjalan optimal. 

Sementara PLN bertanggung jawab dalam penyediaan pasokan listrik dan peningkatan kapasitas daya jika diperlukan, sementara Haleyora Power menangani survei lokasi, pemasangan perangkat home charging, serta pemeliharaan dan perbaikan perangkat sesuai ketentuan.

Aftersales Director Wuling Motors, Maulana Hakim, menyampaikan bahwa Wuling menggandeng Haleyora Power sebagai mitra strategis guna memastikan layanan pengisian daya kendaraan listrik berjalan optimal.

"Kami menyadari bahwa pengisian daya kendaraan listrik di rumah pelanggan merupakan faktor penting dalam memberikan pengalaman berkendara bebas khawatir bagi para pengguna mobil listrik Wuling. Dalam rangka menjawab kebutuhan tersebut, Wuling menghadirkan 7 Days Installation Home Charging Device," imbuh Maulana.

Sebelumnya, Haleyora Power telah menjalin kerja sama bundling home charging dengan 17 Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), termasuk Hyundai, Nissan, BMW, Mercedes Benz, Mini Cooper, Chery, DFSK, Aion, BYD, MG, Citroen, Volvo, Toyota, Lexus, KIA, Volkswagen, dan Neta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya