Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham/RMOL

Politik

Seluruh Kepala Daerah dari Golkar Dipastikan Ikut Retret

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Golkar memastikan bahwa seluruh kader yang terpilih sebagai kepala daerah, termasuk yang berpasangan dengan kader PDIP, diwajibkan mengikuti program retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang. 

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan bahwa apabila tak mengikuti arahan partai, maka ada konsekuensi yang harus diterima.

"DPP Partai Golkar ya memerintahkan kepada seluruh kader-kadernya wajib hukumnya mengikuti acara retret ini. Ya jadi kalau dalam bahasa agama itu wajib hukumnya, itu ada konsekuensi-konsekuensi bagi kader-kader Partai Golkar," kata Idrus kepada wartawan, Jumat, 21 Februari 2025. 


Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini mencontohkan beberapa daerah yang memiliki kepala daerah dari Partai Golkar dan wakilnya dari PDIP. 

Salah satu contohnya adalah Kota Tangerang, di mana Wali Kota Tangerang, Sachrudin, merupakan kader Golkar, sedangkan wakilnya, Maryono, berasal dari PDIP.

Menurut Idrus, retret ini merupakan program pemerintah yang bersifat fungsional dan efektif dalam membantu kepala daerah menjalankan tugasnya dengan lebih baik.

"Ada beberapa daerah baik di provinsi, kabupaten, kota di mana Partai Golkar berkoalisi. Berkoalisi sebutlah dengan teman-teman dari Partai PDIP Salah satu di antaranya, misalkan yang paling dekat di sini adalah Kota Tangerang," ujarnya.

Lebih lanjut, Idrus pun menegaskan bahwa program retret juga bertujuan untuk menjaga profesionalitas kepala daerah. Wawasan yang diberikan selama kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka dalam mengemban amanah kepemimpinan.

"Bahwa ini adalah program pemerintah, program pusat yang harus kita ikuti bersama-sama dan ini adalah kepentingan kepala-kepala daerah juga dalam rangka untuk membantu untuk mengantarkan mereka melaksanakan tugas-tugas secara profesional, sehingga pada gilirannya nanti akan mencapai hasil yang produktif," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya