Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Tanggapi Hasto, Jokowi Tantang KPK Periksa Dirinya dan Keluarga

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 13:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara merespons pernyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dirinya dan keluarga. 

Mantan Walikota Solo itu dengan santai menjawab dan mempersilakan lembaga antirasuah tersebut untuk melakukan pemeriksaan apabila ditemukan fakta dan bukti hukum.

"Ya kalau ada fakta hukum, ada bukti hukum ya silahkan," kata Jokowi kepada wartawan di kediamannya, Banjarsari, Solo pada Jumat siang, 21 Februari 2025. 


Menurut Ayah Gibran Rakabuming Raka ini, pernyataan agar keluarganya diperiksa sudah sering muncul. Dia pun enggan mengulanginya. 

Oleh karena itu, Jokowi pun mempersilakan untuk dilakukan pemeriksaan apabila KPK punya bukti kuat.

“Ya sudah sering kan pernyataan seperti itu, masak saya ulang-ulang terus. Kalau ada bukti hukum, ada fakta hukum ya silahkan,” tantang Jokowi.

Diberitakan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menegakkan hukum tanpa terkecuali, termasuk memeriksa keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo.

Pernyataan itu disampaikan langsung Hasto saat hendak digiring menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan KPK.

"Semoga ini menjadi momentum bagi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menegakkan hukum tanpa kecuali termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi, terima kasih, merdeka," tegas Hasto kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis malam, 20 Februari 2025.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya