Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Negosiasi Damai Rusia-Ukraina Guncang Pasar, Harga Minyak Naik Lagi

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak melonjak didorong oleh sentiment penurunan stok bensin dan serta kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Rusia.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent naik 44 sen atau 0,58 persen menjadi 76,48 Dolar AS per barel pada perdagangan Kamis, 20 Februari 2025 atau Jumat pagi WIB, mencatat kenaikan tiga hari berturut-turut.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Maret naik 32 sen atau 0,44 persen menjadi 72,57 Dolar AS per barel. 


Kontrak WTI April yang lebih aktif naik 0,35 persen menjadi 72,50 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan, sementara persediaan bahan bakar menurun karena pemeliharaan musiman di kilang yang mengurangi pemrosesan. 

Badan Informasi Energi AS melaporkan bahwa peningkatan persediaan minyak mentah lebih besar dari yang diharapkan, namun terdapat penurunan moderat pada bensin dan penurunan lebih besar pada sulingan, sehingga total persediaan tetap datar.

"Peningkatan minyak mentah sedikit lebih besar dari yang diharapkan, tetapi ada penarikan moderat pada bensin dan penarikan lebih besar pada sulingan, sehingga membuat total persediaan tetap datar," kata Giovanni Staunovo, seorang analis di UBS.

Pertemuan pertama antara Rusia dan AS sejak dimulainya perang di Ukraina telah berlangsung, dengan tujuan memulihkan hubungan dan mempersiapkan jalan untuk mengakhiri konflik juga ikut menggoyang pasar.

Gangguan pasokan minyak akibat serangan Rusia terhadap infrastruktur gas Ukraina, yang merusak fasilitas produksi gas, turut menjaga harga minyak tetap tinggi.

"Di tempat lain, potensi dimulainya kembali aliran minyak dari wilayah Kurdistan Irak mengimbangi risiko pasokan," kata analis di ING dalam sebuah catatan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya