Berita

Ilustrasi/Dok INPP

Bisnis

INPP Anggarkan Belanja Rp1 Triliun, Sasar Pendapatan 2025 Tumbuh hingga 20 Persen

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 15:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten properti dan hotel, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1 triliun di tahun ini, 

Sebesar 56 persen akan digunakan untuk segmen komersial, 38 persen digunakan untuk segmen penjualan properti, dan 6 persen akan dialokasi untuk segmen perhotelan atau hospitality.

Dengan belanja modal tersebut, INPP menargetkan pendapatan usaha tumbuh 10-20 persen pada 2025.


Direktur Keuangan INPP Surina mengatakan target tersebut sejalan dengan komitmen perseroan yang membidik pertumbuhan double digit setiap tahunnya.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mempertahankan porsi pendapatan berulang tertinggi, melakukan handover atau serah terima sebagian besar unit Antasari Place di kuartal I tahun ini.

"Serta di kuartal II, kami akan menyelesaikan 23 Paskal Extension, Bandung yang memberikan kontribusi positif pada segmen komersial," jelas Surina di Jakarta, Kamis 20 Februari 2025, dikutip dari laman bursa.

Untuk hospitality, di tahun ini perseroan hanya akan melakukan renovasi unit bisnis yang ada.

Hingga kuartal III-2024, INPP mengantongi pendapatan sebesar Rp878,1 miliar, naik 6 persen dari periode yang sama sebelumnya. 

Laba bersih INPP juga meningkat signifikan sebesar 121 persen dengan total Rp342,6 miliar.

Salah satu kontributor terbesar pertumbuhan kinerja ini adalah pendapatan berulang (recurring income) yang berada di tingkat 90 persen. Segmen perhotelan masih menjadi segmen yang memberikan kontribusi terbesar, yakni sebesar Rp424,4 miliar atau naik 24 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya