Berita

Pembalap Ducati Gresini Racing, Alex Marquez/Net

Olahraga

Alex Marquez Senang Ducati Pakai Mesin GP24

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 04:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keputusan manajemen Ducati menggunakan mesin dan sasis Desmosedici GP24 untuk musim balap tahun ini didukung penuh pembalap tim satelit Ducati Gresini Racing, Alex Marquez. Menurut Alex, keputusan itu sudah tepat, karena Desmosedici GP24 sudah teruji dan minim masalah.

"Mereka tidak dapat mengambil risiko untuk memutuskan (menggunakan) mesin (baru) untuk tahun 2025 dan 2026 jika mereka tidak melihat dengan jelas (keuntungannya). Jadi lebih baik mempertahankan (mesin) 2024 yang sudah terbukti punya performa baik," ungkap Alex, dikutip dari Crash, Rabu, 19 Februari 2025.

Keputusan tim pabrikan Ducati menggunakan GP24 membuat Alex optimistis performa enam pembalap Ducati bisa lebih bisa bersaing musim ini. Dengan kata lain, performa tim pabrikan dan tim satelit bisa seimbang.


"Ini hal yang baik (bagi saya) karena kami bisa sedikit membandingkan dan hasilnya akan lebih seimbang," sebut adik kandung Marc Marquez tersebut.

Tim satelit memang selalu mendapat jatah motor musim sebelumnya saat mengarungi balapan. Sementara tim pabrikan mendapat motor seri terbaru. Namun, musim ini, tim pabrikan dan tim satelit Ducati sama-sama menggunakan GP24.

Sebelumnya, Tim Ducati Lenovo membuat keputusan mengejutkan untuk tetap menggunakan Desmosedici GP24 pada musim balapan MotoGP 2025. Keputusan itu diambil karena pabrikan Borgo Panigale tidak puas dengan kinerja Desmosedici GP25 selama tes pramusim. GP25 dinilai memiliki banyak masalah yang belum bisa diatasi.

"Keputusan sudah diambil dan mesin untuk musim 2025 dan 2026 akan sama dengan mesin 2024," ucap Ducati Team Manager, Davide Tardozzi.

Artinya, pada musim ini, enam pembalap Ducati akan menggunakan Desmosedici GP24. Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Fabio Di Giannantonio akan memakai GP24 seperti yang digunakan Alex Marquez, Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya