Berita

Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kemenkeu, Jakarta/RMOL

Bisnis

Rapat Tertutup, Pemerintah Matangkan Skema Pembiayaan Program 3 Juta Rumah

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 22:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah tengah mematangkan skema pembiayaan untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah. 

Dalam rapat tertutup yang digelar di kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Rabu 19 Februari 2025 malam, sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyebut bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari rencana Bank Indonesia yang akan memberikan relaksasi Giro Wajib Minimum (GWM) sebagai instrumen pendukung program perumahan tersebut


"Tadi kami mendapatkan luar biasa support dari Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, Bu Sri Mulyani dan Pak Erick. Dan sekarang, langsung malam ini tim teknis dipimpin oleh Bapak Wamen Suhasil, langsung bekerja. Dan besok kami akan bertemu lagi jam 4 sore. Jadi saya ulangi, jam 4 sore besok kami akan bertemu lagi di sini untuk bisa membuat lebih detail," kata Maruarar atau yang akrab disapa Ara.

“Dan saya terima kasih kepada Pak Gubernur Bank Indonesia, sangat cepat untuk mensupport,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah juga mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN untuk mempercepat realisasi program ini.

"Tim teknis yang dipimpin oleh Bapak Wamen Suahasil langsung bekerja malam ini, dan besok sore kami akan bertemu kembali untuk merinci lebih lanjut skema pembiayaan ini,"sambungnya

Selain memanfaatkan relaksasi GWM, pemerintah, kata Ara juga akan mengoptimalkan peran bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam mendukung pendanaan program ini. 

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mewujudkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ara menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam program ini merupakan contoh kerja sama yang baik antara otoritas fiskal dan sektor perbankan. 

Adapun rapat lanjutan dijadwalkan pada Kamis 20 Februari 2025 sore untuk memastikan detail implementasi dan prosedur pelaksanaan program perumahan tersebut.

“Saya rasa itu. Mungkin besok kita akan lanjut jam 4 sore, kita akan tindak lanjutin dan kita akan sampaikan, mudah-mudahan besok sudah jelas bagaimana bentuknya, programnya apa saja, prosedurnya seperti apa," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya