Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Instagram @airlanggahartarto_official

Bisnis

Airlangga Pamer Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid Dibanding Negara Lain

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 19:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonomi Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian global, dengan mencatat pertumbuhan 5,02 persen pada tahun 2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan tersebut masih lebih baik dibandingkan Singapura (4,3 persen), Arab Saudi (4,4 persen), dan Malaysia (4,8 persen). 

“Berbagai risiko masih membayangi Kita bersyukur sekaligus bersemangat bahwa alhamdulillah kinerja ekonomi Indonesia tetap solid dan lebih baik dibandingkan beberapa negara maju maupun berkembang lainnya,” kata Airlangga dikutip dari aku. Instagram pribadinya pada Rabu 19 Februari 2025.


Selain itu, Purchasing Power Parity (PPP) Indonesia saat ini berada di peringkat ke-8 dunia dengan PDB sekitar 4,7 triliun Dolar AS, mengungguli negara-negara seperti Inggris, Prancis, dan Italia.

“Probabilitas resesi di Indonesia juga relatif rendah dibandingkan negara lain,” tambahnya.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah telah menyalurkan sejumlah kebijakan stimulus di awal 2025. 

“Sejumlah kebijakan untuk mendorong ekonomi di triwulan pertama ini antara lain optimalisasi penyaluran bansos seperti PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP, dan BLT-DD pada Februari dan Maret 2025,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan pekerja swasta pada Maret 2025, serta memberikan berbagai insentif dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Lebaran. 

“Stimulus ini mencakup diskon harga tiket pesawat, diskon tarif tol, serta program diskon belanja seperti Harbolnas 2025, EPIC Sales 2025, dan BINA Diskon 2025,” ungkap Airlangga.

Lebih lanjut, pemerintah juga menyiapkan program pariwisata mudik Lebaran yang melibatkan Kementerian Pariwisata dan BUMN terkait, serta stabilisasi harga pangan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Untuk diketahui, dalam jangka panjang pemerintah telah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. 

“Perjalanan kita meraih pertumbuhan 8 persen dalam 5 tahun ke depan dan visi Indonesia Emas 2045 memerlukan komitmen, optimisme, kerja keras dan gotong royong,” tegasnya.

Airlangga juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk mencapai target tersebut. 

“Kita harus lebih adaptif, inovatif, sekaligus kolaboratif. Media juga bagian penting dari masyarakat sipil yang harus ikut berperan dalam memajukan negara,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya