Berita

Acara silaturahmi dan dialog bertema “Shiyam Ramadhan, Kemanusiaan dan Kemerdekaan Palestina”, di Aula Buya Hamka Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Februari 2025.

Politik

MUI Dorong Pemerintahan Prabowo Istiqomah Perjuangkan Palestina

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 16:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dorong pemerintah Indonesia yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto agar tetap mendukung kemerdekaan dan perdamaian di Palestina. 

Pernyataan tersebut disampaikan MUI dalam acara silaturahmi dan dialog bertema “Shiyam Ramadhan, Kemanusiaan dan Kemerdekaan Palestina”, di Aula Buya Hamka Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Februari 2025. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI KH. Dr. Amirsyah Tambunan menyatakan, lembaganya tetap konsisten mengawal perjuangan rakyat Palestina agar merdeka dari penjajahan kaum Zionis Israel.


"MUI senantiasa konsisten sebagai pelayan umat, (atau dalam bahasa Arab disebut) khadimul ummah," ujar Amirsyah. 

Menurut sosok yang kerap disapa Buya Amirsyah itu, pemerintah dalam menjalankan peranannya tidak hanya berlaku ke dalam, tapi juga keluar sebagaimana amanat pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Amanat dimaksud termuat dalam Alinea pertama Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, "Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan".

"MUI juga konsisten sebagai mitra pemerintah (shodiqul hukum) dalam solidaritas terhadap bangsa Palestina sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia," tuturnya. 

Dalam kesempatan itu, Amirsyah juga menekankan pentingnya doa dalam perjuangan dukungan terhadap Palestina tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya