Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Biaya Haji Sesuai Pasar, Pelayanan Jangan di Bawah Standar

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 16:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Hal ini diulas sosok yang akrab disapa Cak Imin tersebut saat membuka diskusi publik dengan tema Revisi Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh.

Acara tersebut juga dibarengi Launching Buku 'Blue Print Transformasi dan Revolusi Manajemen Haji' di markas PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 19 Februari 2025.


Cak Imin mengakui bahwa mengelola manajemen haji bukanlah hal yang sederhana dan memerlukan ekosistem yang terintegrasi serta profesional.

"Diskusi ini kita harapkan menjadi bahan masukan penting dan strategis agar seluruh penyelenggaraan haji yang akan datang ini benar-benar lancar, sukses, menggembirakan dan tentu saja membawa keberkahan dan kemakmuran bagi para jemaah haji," ujar Cak Imin.

Menko Pemberdayaan Masyarakat itu juga menyoroti berbagai persoalan yang kerap terjadi setiap musim haji, mulai dari fasilitas di Mina, pelayanan di Arafah, hingga keterlambatan transportasi.

Mantan Ketua Pengawas Haji DPR itu bahkan membagikan pengalamannya sendiri yang harus menunggu hampir 2 x 24 jam di bandara saat kepulangan.

"Padahal biaya yang dikeluarkan fair harga pasar, karena harga pasar, pelayanannya juga harus standar pasar, yang on time, yang terencana dengan baik," tegasnya.

Dengan pemberangkatan kloter pertama yang dijadwalkan pada 2 Mei mendatang, diskusi ini diharapkan menjadi bahan masukan strategis bagi penyelenggaraan haji tahun ini.

Hadir sebagai narasumber diantaranya Ketua Komisi VIII DPR, H. Marwan Dasopang dan  Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH), KH. Moch Irfan Yusuf (Gus Irfan).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya