Berita

Funwalk 5K di Gate 1 Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang

Politik

Banyak Datangkan Manfaat, Pengkritik PIK 2 Harus Pakai Data Valid

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pihak yang mengkritisi Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk 2 (PSN PIK 2) harus didasari data dan sumber yang jelas.

Tanggapan itu disampaikan Ketua Barisan Ksatria Nusantara (BKN) Muhammad Rofi’i Mukhlis alias Gus Rofi’i dalam menyikapi kritikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu terkait PSN.

"Mengkritik itu boleh, tapi harus berdasarkan data. Jangan mengkritik enggak pakai data. Berarti itu bohong dan fitnah," kata Gus Rofi'i dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu, 19 Februari 2025.


Menurut Gus Rofi'i, pernyataan Said Didu menyebarkan tentang PIK 2 sarat kepentingan pribadi di dalamnya.

Di sisi lain, Gus Rofi'i pun menjelaskan alasan BKN pasang badan membela PSN dan PIK 2. Pasalnya, ia meyakini pembangunan PSN PIK 2 banyak mendatangkan manfaat bagi warga.

"Kenapa saya membela PIK ya? Karena di situ ada kebenaran. Nah, kebenarannya di mana? Nah, kebenaran yang nyata nih, yang kelihatan mata. PIK membayar pajak nih, Rp50 triliun. Ini  berarti kan dia peduli pada negara dan melaksanakan kewajiban. Yang kedua, kebenaran itu dia menciptakan lapangan kerja begitu banyak," pungkas Gus Rofi'i.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya