Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa AS: S&P 500 Cetak Penutupan Tertinggi Sepanjang Masa

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat berakhir di zona hijau saat musim laporan keuangan segera berakhir. 

Tiga indeks saham Utama di Wall Street sempat berfluktuasi, namun berakhir positif dengan indeks S&P 500 melesat melampaui rekor penutupan tertinggi sebelumnya. 

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average menguat 10,26 poin, atau 0,02 persen, menjadi 44.556,34 pada penutupan perdagangan Selasa 18 Februari 2025 atau Rabu pagi WIB.


S&P 500 menguat 14,95 poin, atau 0,24 persen menjadi 6.129,58.  Nasdaq Composite Index bertambah 14,49 poin, atau 0,07 persen, menjadi 20.041,26. 

Federal Reserve akan merilis risalah rapat kebijakan Januari pada Rabu waktu setempat, di mana para anggota yang memberikan suara memilih untuk membiarkan suku bunga tidak berubah di tengah tanda-tanda kenaikan inflasi serta dampak dari ancaman tarif Presiden Donald Trump.

"Kita memiliki risalah the Fed, yang akan dirilis besok (Rabu waktu Amerika) dan laporan keuangan raksasa ritel juga akan keluar pekan ini," ujar  Ryan Detrick, Chief Market Strategist Carson Group di Omaha.

Musim laporan keuangan kuartal keempat memasuki tikungan terakhir, dengan 383 perusahaan di S&P 500 telah merilisnya hingga Jumat. Dari jumlah tersebut, 74 persen membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan, menurut data LSEG.

Saham Intel naik 16,1 persen setelah laporan akhir pekan mengatakan pesaingnya, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co dan Broadcom, sedang mempertimbangkan potensi kesepakatan yang dapat memecah produsen chip tersebut menjadi dua. 

Meta Platforms turun 2,8 persen, mengakhiri rentetan kemenangannya selama 20 sesi.

Saham Nike melambung 6,23 persen, sementara saham McDonald's merosot 1,21 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya