Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dekarbonisasi Capai 1,7 Juta Metrik Ton C02, Kinerja Pertamina Lampaui Target

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) berhasil lampaui target kinerja sustainability tahun 2024 hingga 110 persen. Sepanjang 2024, Pertamina berhasil melakukan dekarbonisasi sebesar 1,7 juta metrik ton C02 dari target 1,09 juta metric ton Co2. 

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan keberhasilan perusahaan dalam mengurangi emisi karbon didukung oleh seluruh subholding yang telah menerapkan operasional bisnis yang lebih ramah lingkungan. 

“Pertamina komitmen menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan mendukung target pengurangan emisi dan NZE pada tahun 2060 atau lebih cepat,” ujar Fadjar dalam keterangannya, Selasa 18 Februari 2025.


Fadjar menyampaikan, Pertamina memiliki 10 proyek unggulan yang berperan penting dalam penurunan emisi karbon. Program ini berkontribusi menurunkan emisi 745.487 Ton CO2 eq per tahun atau 43,5 persen dari total penurunan emisi perusahaan di tahun 2024.

Sambungnya, implementasi program tersebut antara lain upgrade burner boiler, optimalisasi pemanfaatan gas suar untuk bahan bakar turbin, pengurangan gas flare, penghematan konsumsi bahan bakar gas, efisiensi penggunaan fuel gas, penggunaan biosolar sebagai bahan bakar marine fleet, optimasi load boiler dan inisiatif dekarbonisasi lainnya. 

Menurutnya, keberhasilan Pertamina dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan mendapat pengakuan dari tiga Lembaga rating ESG Internasional yakni Carbon Disclosure Project, MSCI, dan Morningstar Sustainalytics.

“Penerapan ESG di seluruh lini bisnis Pertamina telah diakui dalam sub industri integrated oil and gas secara global,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya