Berita

Waketum Partai Gerindra Rahayu Saraswati di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 18 Februari 2025/RMOL

Politik

Gerindra: Sistem Demokrasi Kita Beda dari Negara Lain

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 17:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan gagasan bakal membuat Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus secara permanen untuk Pilpres 2029 mendatang.

Menanggapi ide Prabowo tersebut, Waketum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menuturkan bahwa wacana tersebut hadir ketika rapimnas Partai Gerindra yang menjadi Kongres Luar Biasa (KLB) dan juga serangkaian HUT Gerindra dengan mendengarkan harapan Presiden Prabowo Subianto.

Ia memandang, bahwa apa yang disampaikan Prabowo tersebut merupakan harapan besar dari presiden ke-8 tersebut, dan menilai bahwa Indonesia memiliki sistem demokrasi yang berbeda dari negara-negara lain. 


"Ya itu sebenarnya tentunya harapan ya. Harapan karena kita punya sistem demokrasi yang berbeda dari negara lain, yang di mana harus adanya persatuan antara para elite, dan itu merupakan harapan dari Pak Prabowo,” kata Saraswati di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 18 Februari 2025.

“Bukan hanya sebagai Presiden tapi juga saat itu berbicara sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina dari Partai Gerindra,” sambungnya.

Pihaknya menegaskan bahwa Gerindra bakal menjalankan apa yang menjadi mandar dari Prabowo Subianto sebagai ketua umum.

"Ya tentunya sebagai Ketua Umum terpilih di kongres luar biasa kemarin beliau punya hak dan juga tentunya kewajiban untuk memberikan arahan, dan itu adalah tanggung jawab beliau yang kami sambut dengan bahagia dengan senang hati. Kalau misalkan memang itu bisa kita jalankan,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya