Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Fokus ke Asia, Keputusan HSBC Pangkas Operasi di Negara Barat Didukung Investor

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 15:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pemegang saham HSBC mendukung keputusan manajemen untuk menutup sebagian operasi perbankan investasinya di Amerika dan Eropa. 

Empat pemegang saham, termasuk dua dari 20 terbesar, menyatakan bahwa langkah untuk menghentikan tim merger dan pasar modal ekuitas di wilayah tersebut masuk akal, mengingat fokus bank pada pasar inti Asia yang lebih kuat. 

HSBC, yang sebelumnya beroperasi di lebih dari 100 negara, telah menghabiskan dekade terakhir untuk mengurangi jejak globalnya dan keluar dari bisnis dengan laba rendah. Tekanan meningkat pada CEO Georges Elhedery untuk mengalihkan modal grup ke ekonomi Asia yang memiliki prospek perdagangan regional yang sehat dan mungkin kurang rentan terhadap hambatan perdagangan global. 


"Geopolitik membuat kehidupan semakin sulit bagi banyak bisnis yang beroperasi secara global," kata Alex Potter, direktur investasi untuk ekuitas Eropa di Abrdn, salah satu dari 30 investor terbesar HSBC, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Selasa 18 Februari 2025.

Dia menambahkan, meskipun telah melakukan beberapa akuisisi selama beberapa dekade, hampir tidak ada bank asing yang mencapai pangsa pasar signifikan dalam perbankan investasi ekuitas di AS. 

Elhedery diharapkan mengungkap rincian lebih lanjut tentang visinya untuk HSBC saat melaporkan hasil setahun penuh pada 19 Februari, termasuk penghematan biaya dari restrukturisasi ini. Laporan media menyebutkan bahwa penghematan tersebut berkisar antara 1,2 miliar hingga 3 miliar Pound, sebagian dicapai melalui pemotongan lebih lanjut pada peran manajemen dan unit terkait. 

Sajeer Ahmed, manajer portofolio ekuitas global di Aegon Asset Management, mengatakan bahwa manajemen secara cermat menganalisis setiap bisnis dengan tujuan mencapai pengembalian berkelanjutan atas ekuitas berwujud (ROTE) sekitar 16 persen.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya