Berita

Pementasan kelompok Teater Payung Hitam berjudul 'Wawancara dengan Mulyono'/Ist

Nusantara

Mirip Orba, Pementasan Teater Wawancara dengan Mulyono Dibredel

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 07:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pementasan kelompok Teater Payung Hitam yang berjudul 'Wawancara dengan Mulyono' di Studio Teater Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, batal digelar karena pintu lokasi acara digembok.

Sedianya pertunjukan itu berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 15-16 Februari 2025 mulai pukul 20.00 WIB.

Batalnya pementasan tersebut ramai dibahas warganet. Salah satunya disuarakan akun X @MurtadhaOne1 yang dikutip Senin 17 Februari 2025.
 

 
"Lagi!! Pembredelan Karya Seni," tulis @MurtadhaOne1

"Ini penggembokan kedua setelah pameran lukisan Pak Yos," sambungnya.

Unggahan tersebut dikomentari @kenhas03 yang menilai pembatalan tersebut seperti zaman Orde Baru. 

"Mirip-mirip Orba ya," tulisnya.

Sedangkan pemilik akun @Dayak2018 menduga pelaku penggembokan berasal dari Partai Cokelat alias Parcok.

"Yang gembok pasti pasrcok," komentarnya.

Diketahui, Mulyono merupakan nama kecil Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.

Sebelumnya, Galeri Nasional Indonesia membatalkan pameran tunggal perupa senior Yogyakarta, Yos Suprapto, bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” di Gedung A Galeri Nasional beberapa menit sebelum pembukaan pada Kamis malam, 19 Desember 2024. 

Di hari pembukaan pameran, terlihat pintu kaca digembok dan lampu dimatikan. Padahal pameran yang telah dipersiapkan sejak tahun lalu tersebut rencananya akan berlangsung selama 20 Desember 2024-19 Januari 2025.

Alasan pameran tunggal Yos Suprapto batal digelar adalah karena Suwarno merupakan kurator dari Galeri Nasional tidak meloloskan lima dari 30 lukisan Yos karena dianggap terlalu vulgar dan tak berkaitan dengan tema pameran tentang kedaulatan pangan.

Lima lukisan itu berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia dan banyak kalangan menyebut beberapa gambar dalam lukisan mirip wajah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Pada pameran Yos, terdapat lukisan menunjukkan gambar seorang raja yang mirip dengan Jokowi sedang menginjak orang atau dinilai sebagai rakyat. Ada juga lukisan yang menggambarkan sosok petani yang sedang memberi makan konglomerat.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya