Berita

Gus Fawait saat memberikan keterangan kepada pers/RMOLJatim

Politik

Dukung Kebijakan Efisiensi Presiden, Gus Fawait Akan Percepat Perubahan APBD 2025

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 00:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati Jember terpilih, H Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan akan mendukung program efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. 

"Kami yakin pemerintah pusat telah menghitung dengan baik adanya efisiensi anggaran tersebut. Kami akan mentaati semua kebijakan pemerintah pusat tersebut. Bahkan jika ada restrukturisasi anggaran belanja dari pemerintah pusat," ucap Gus Fawait, dikutip RMOLJatim, Minggu 16 Februari 2025.

Menurut Gus Fawait, efesiensi ini menjadi langkah terbaik untuk Indonesia dan warganya.


Gus Fawait tidak menampik kebijakan tersebut akan berpengaruh pada ruang fiskal APBD Jember 2025. Untuk itu, setelah dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang dan setelah selesai mengikuti retreat kepala daerah, dirinya akan segera menggelar rapat intens dengan pihak terkait untuk penyesuaian APBD 2025. 

"Kami akan mempercepat terlaksana Perubahan APBD tahun 2025, untuk menyesuaikan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat," terangnya.

Gus Fawait yakin efisiensi anggaran tersebut adalah untuk mengefektifkan visi misi pemerintah pusat demi kebaikan masyarakat Indonesia.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, yang juga legislator Partai Gerindra. Menurut dia efisiensi anggaran ini akan berdampak pada pengurangan ruang fiskal APBD 2025.

"Informasinya dana untuk membiayai infrastruktur di Kabupaten Jember akan terkena pemotongan hingga 40 persen," katanya.

Karena itu, pihaknya akan segera membahas dengan tim anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Jember, untuk memberi stimulus pada APBD dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember pada 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya