Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Uni Eropa Dukung Solusi Dua Negara dalam Konflik Israel-Palestina

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 20:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Uni Eropa (UE) mendukung solusi dua negara sebagai jalan keluar untuk konflik Israel-Palestina.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Kaja Kallas di Konferensi Keamanan Munich, Jerman, pada Jumat 14 Februari 2025.

Kallas menekankan bahwa warga Palestina memiliki hak untuk tetap tinggal di Jalur Gaza serta hak-hak lainnya yang harus dihormati, termasuk oleh Israel. 


Dia mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, para pendiri Israel telah menekankan pentingnya menggabungkan aspek keamanan dengan keadilan.

"Ini berarti bahwa warga Palestina punya hak, dan hak-hak ini harus dihormati. Mereka berhak berada di sana. Warga Israel khawatir tentang keamanan mereka, tetapi warga Palestina juga berhak memiliki negara," kata Kallas, seperti dilansir Anadolu pada Sabtu 15 Februari 2025.

"Itulah sebabnya saya yakin kita perlu mencapai keseimbangan, dan inilah sebabnya Uni Eropa mendukung solusi dua negara," tambah Kallas.

Dalam kesempatan tersebut, Kallas juga mengumumkan bahwa Dewan Asosiasi Uni Eropa-Israel akan bersidang pada 24 Februari 2025 untuk membahas situasi di Gaza dan perkembangan regional secara lebih luas. 

Tidak seperti pertemuan sebelumnya, kali ini perwakilan dari seluruh 27 negara anggota Uni Eropa akan hadir untuk berdiskusi secara terbuka dengan Israel.

"Kali ini, negara-negara anggota benar-benar ingin berdiskusi secara terbuka dan tulus dengan Israel. Beginilah cara kerja teman dan sekutu—dengan keterbukaan dan kejujuran dalam membahas topik-topik yang sulit," ungkapnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya