Berita

Internal Revenue Service (IRS)/AP

Dunia

Ribuan Pegawai Pajak AS Terancam PHK

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lembaga pajak Amerika Serikat, Internal Revenue Service (IRS),  berencana memberhentikan ribuan karyawan masa percobaan dalam beberapa hari mendatang. 

Arahan ini berasal dari Kantor Manajemen Personalia yang mengawasi perekrutan federal, dengan tujuan memberhentikan karyawan baru yang belum memiliki perlindungan kerja penuh. 

Tidak jelas berapa ribu karyawan yang akan dipecat di IRS, yang tenaga kerjanya bertambah di bawah pemerintahan mantan Presiden Joe Biden hingga mencapai sekitar 100.000 orang, termasuk sekitar 16.000 pekerja masa percobaan. 


"Pemangkasan tersebut akan menyasar semua karyawan masa percobaan  yang tidak mengundurkan diri berdasarkan program buyout yang kini telah ditutup, atau yang tidak dianggap penting untuk melewati musim pajak, yang sedang berlangsung menjelang batas waktu pengajuan pengembalian pajak federal pada tanggal 15 April," kata salah satu orang yang mengetahui masalah tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 15 Februari 2025.

Sumber lain yang mengetahui rencana PHK tersebut menyatakan kekhawatiran bahwa pemotongan akan dilakukan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap operasional lembaga.

"Mereka mencoba mengurangi jumlah secara keseluruhan tanpa menganalisis dampaknya terhadap operasi," ujarnya.

PHK di IRS merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas oleh Presiden Donald Trump dan Elon Musk untuk merombak pemerintah federal yang dianggap terlalu besar dan tidak efisien. 

Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (Department of Government Efficiency atau DOGE), telah mengusulkan pengurangan jumlah pegawai negeri sipil dan bahkan penghapusan beberapa lembaga yang dianggap tidak esensial.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya