Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Eropa Melemah di Akhir Pekan, Investor Ambil Jeda setelah Kenaikan Empat Sesi

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup melemah di akhir pekan karena investor berhenti sejenak setelah empat sesi berturut-turut mengalami kenaikan.

Pasar juga terus memantau kemungkinan perdamaian di Ukraina tahun ini dan dampak tarif potensial dari Presiden AS Donald Trump.

Dikutip dari Reuters, indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX), ditutup turun sebesar 0,3 persen menjadi 552, setelah menutup empat sesi sebelumnya pada level tertinggi. 


Indeks acuan tersebut mencatat kenaikan untuk minggu kedelapan berturut-turut - kenaikan mingguan terpanjang sejak kuartal pertama tahun 2024. Secara tahunan, STOXX naik lebih dari 8 persen, mengungguli rekan-rekannya di Wall Street, karena investor bersorak atas laba perusahaan-perusahaan Eropa yang lebih baik dari perkiraan.

Sementara STOXX 50 Zona Euro melemah 0,2 persen hingga ditutup pada 5.488 setelah mencapai rekor tertinggi untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.

Trump mengumumkan rencana tarif timbal balik berdasarkan negara per negara, yang akan mulai berlaku paling cepat pada bulan April. 

Perusahaan perawatan kesehatan dan asuransi memimpin penurunan, dengan Allianz, AXA, dan Munich Re turun antara 2,5 persen dan 2,5 persen. 

Grup barang mewah Prancis Hermes (HRMS.PA), menguat 0,8 persen setelah melaporkan kenaikan 18 persen dalam penjualan kuartal keempat, menunjukkan minat yang kuat dari konsumen kaya untuk barang-barang mewah.

Perusahaan barang mewah lainnya juga naik seperti LVMH, naik 0,8 persen, dan Kering (PRTP.PA), naik 1,7 persen, karena investor memperhitungkan potensi peningkatan permintaan dari Tiongkok setelah data menunjukkan pinjaman bank pada bulan Januari di negara itu mencapai rekor tertinggi.

Saham perawatan kesehatan (.SXDP), turun 1,5 perseb, terseret oleh penurunan 5,2 persen di Fresenius Medical Care (FMEG.DE).

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya