Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: jpnn.com)

Bisnis

Prabowo Panggil Pimpinan Partai KIM, Dolar AS Tunduk di Rp16.255

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 16:58 WIB | OLEH: ADE MULYANA

USAI gagal membukukan penguatan signifikan di sesi perdagangan kemarin kinerja Rupiah terkesan sedang beruntung dalam menapak sesi perdagangan penutupan pekan ini di Asia, Jumat 14 Februari 2025. Sentimen global yang sedang cukup bersahabat nampaknya mampu dimaksimalkan pelaku pasar untuk mengangkat Rupiah setelah mengalami serangkaian kemerosotan dalam beberapa pekan terakhir.

Pantauan di pasar uang global menunjukkan sikap pelaku pasar yang mencoba mengoreksi posisi indeks Dolar AS yang dinilai telah terlampau tinggi. Posisi terlalu tingginya indeks Dolar AS tersebut semakin rentan di tengah rangkaian sentimen terkini yang tersedia. Sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan, kebijakan tarif resiprosikal Presiden AS Donald Trump yang masih belum efektif berlaku, sementara penundaan penaikkan tarif atas produk asal Kanada dan Meksiko juga masih berlangsung.

Ditambah tiadanya sentimen negatif yang tersedia, pelaku pasar akhirnya berbalik mendiskon posisi Indeks Dolar AS untuk sekaligus mengangkat nilai tukar mata uang utama dunia lebih jauh. Pola tersebut kemudian mencoba menjalar hingga sesi perdagangan akhir pekan di Asia.


Kurang beruntungnya, minimnya sentimen regional penyokong yang tersedia justru membuat mata uang Asia kesulitan mencetak penguatan tajam. Hingga sepanjang sesi perdagangan pagi, kinerja mata uang Asia terpantau cenderung konsisten menjejak  di rentang moderat. Pada sesi perdagangan sore, kinerja mata uang Asia terpantau mampu beralih ke zona penguatan moderat dengan seragam. 

Mata uang Asia tercatat hanya menyisakan Rupee India yang masih tercecer di zona pelemahan sebagai akibat koreksi teknikal usai mengalami penguatan di sesi perdagangan sebelumnya. Sementara pada  Yuan China dan Dolar Hong Kong, kinerja nilai tukar yang positif mampu berlanjut semakin signifikan di ujung sesi sore.

Pola sedikit berbeda terjadi pada Rupiah, di mana sikap optimis yang sebelumnya  terkesan sekedar mengikuti pola dan potensi teknikal usai mengalami serangkaian pelemahan dalam beberapa pekan terakhir, mampu mendaki lebih tajam di sesi sore hingga mengukuhkan diri sebagai mata uang terkuat di Asia. 

Laporan dari jalannya sesi perdagangan juga menunjukkan, pelaku pasar yang disuguhi sentimen minor domestik dari langkah Presiden Prabowo Subianto yang mengumpulkan para pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Hambalang pada siang ini. Langkah Presiden tersebut dilakukan di tengah polemik efisiensi anggaran sebesar lebih dari Rp300 triliun.

Betapapun, situasi dan sentimen secara keseluruhan masih belum memperlihatkan kesuraman, hingga pelaku pasar tidak menemukan landasan untuk beralih  pesimis. Kinerja Rupiah akhirnya konsisten menjejak zona penguatan. Hingga sesi perdagangan sore ini berlangsung, Rupiah tercatat masih diperdagangkan di kisaran Rp16.255 per Dolar AS atau menanjak signifikan 0,57 persen.

Pantauan juga memperlihatkan, kinerja penguatan Rupiah yang lumayan mencolok di tengah kecenderungan mata uang Asia yang masih terjebak di rentang sempit.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya