Berita

Porsche/Net

Bisnis

Penjualan Turun, Porsche Bakal PHK Ribuan Karyawan

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Produsen mobil sport Porsche akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal terhadap 1.900 pekerjanya.

Seperti dikutip dari AFP pada Jumat 14 Februari 2025, pemangkasan akan dilakukan dalam beberapa tahun mendatang di Jerman, khususnya di kantor pusat dan kantor penelitian perusahaan.

Pemangkasan ini dilakukan setelah merek mobil mewah itu tengah menghadapi penurunan penjualan.


"Kami memiliki banyak tantangan untuk diatasi. Beberapa di antaranya adalah pengembangan mobil listrik yang terhambat dan kondisi geopolitik dan ekonomi yang menantang," kata Kepala Sumber Daya Manusia Porsche Andreas Haffner.

Pembuat mobil sport 911 itu diketahui mempekerjakan sekitar 42.000 pekerja di seluruh dunia. Namun, perusahaan itu mulai memangkas staf di Jerman tahun lalu.

Porsche telah lama menjadi salah satu anak perusahaan yang paling menguntungkan dari Volkswagen, produsen mobil teratas Eropa yang memproduksi total 10 merek.

Namun, peruntungan itu kini telah memudar, karena Porsche terus mengalami penurunan pengiriman tiga persen di seluruh dunia tahun lalu, yang didorong oleh penurunan 28 persen di China.

Sementara itu bagian lain dari Volkswagen juga menghadapi pergolakan, dengan grup tersebut mengumumkan pada Desember 2024 rencana untuk memangkas 35 ribu pekerjaan di merek inti VW dalam beberapa tahun mendatang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya