Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Pengamat:

Internal Golkar Ingin Mengganti Bahlil

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Munculnya poster sejumlah calon ketua umum (Caketum) Golkar harus dianggap serius oleh kader beringin, termasuk Bahlil Lahadalia yang menjabat ketua umum Partai Golkar. 

Pasalnya, baru saja Golkar menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2025 di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, pada hari ini, Sabtu 8 Februari 2025. 

“Poster itu muncul bisa jadi karena adanya keinginan di internal Golkar untuk mengganti Bahlil. Sebab, Bahlil dinilai orangnya Joko Widodo yang dipaksakan untuk memimpin Golkar,” kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Jumat 14 Februari 2025. 


Jamiluddin berpandangan bahwa sebagian kader Golkar, khususnya elite beringin, sejak awal memang tidak menghendaki Bahlil menjadi ketua umum Golkar. 

“Namun karena saat itu Jokowi begitu berkuasa, maka internal Golkar menerima Bahlil menjadi ketua umum dengan terpaksa,” kata dia.

Pada Rabu 12 Februari 2025, beredar di aplikasi berbagi pesan Whatsapp lima figur calon ketua umum Partai Golkar.

Empat di antaranya saat ini berada dalam bagian Kabinet Merah Putih. Yakni Meutya Viada Hafid yang menjabat Menteri Komunikasi dan Digital.

Lalu Nusron Wahid yang menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang, Dito Ariotedjo yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Maman Abdurahman yang menduduki jabatan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Sementara satu nama lainnya adalah Bambang Soesatyo, mantan Ketua MPR yang kini menjadi anggota Komisi III DPR.

Poster ini cukup menjadi kejutan. Terlebih, baru saja Golkar menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2025. Kemudian Partai Golkar juga menjalankan Musyawarah Nasional (Munas) per Agustus 2024.

Idealnya, jika sesuai periode lima tahun sekali maka Munas Golkar terdekat adalah tahun 2029.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya