Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Sawit (CPO) Anjlok 1,36 Persen Hari Ini

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 16:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak sawit mentah (CPO) terpantau melemah pada Kamis 13 Februari 2025.

Berdasarkan data pasar, kontrak berjangka (futures) CPO di Bursa Malaysia Derivatives merosot 1,36 persen ke level 4.561 Ringgit per ton.

Seperti dikutip dari Trading Economics, pelemahan CPO hari ini mengakhiri reli lima hari beruntun dan aksi ambil untung setelah harga sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir dua bulan awal pekan ini.


Melemahnya harga CPO hari ini terjadi setelah importir terbesar, India mencatat impor minyak sawit   anjlok pada Januari 2025 ke level terendah dalam hampir 14 tahun karena produsen beralih ke minyak kedelai yang lebih murah.

Tekanan jual juga datang dari data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang menunjukkan ekspor Januari turun 12,94 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sementara itu secara global, pasar komoditas, termasuk minyak sawit, tertekan usai Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat memulai pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Meski demikian  permintaan minyak sawit diperkirakan akan meningkat mulai Maret, didorong oleh persiapan bulan puasa dan perayaan Idulfitri pada April.

Namun, Trader minyak sawit David Ng menilai, kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives diperkirakan bergerak sedikit melemah pekan ini seiring aksi ambil untung setelah kenaikan harga baru-baru ini.

“Kami memperkirakan harga bergerak di kisaran 4.380 hingga 4.600 Ringgit per ton,” ujarnya kepada Bernama.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya