Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Tersungkur, Saham Nvidia dan Amazon Turun Lebih dari Satu Persen

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah setelah data inflasi lebih tinggi dari perkiraan. 

Dikutip dari Reuters, indeks berbasis luas S&P 500 ditutup turun 0,27 persen atau 16,53 poin menjadi 6.051,97 pada penutupan perdagangan Rabu 12 Februari 2025 atau Kamis pagi WIB. 

Dow Jones Industrial Average jatuh 0,50 persen atau 225,09 poin menjadi 44.368,56. 


Nasdaq Composite Index naik tipis 0,03 persen atau 6,09 poin menjadi 19.649,95. 

Dari 11 indeks S&P 500, sembilan mencatat pelemahan yang dipimpin sektor energi disusul sektor real estat.

Saham Nvidia dan Amazon merosot lebih dari 1 persen, dengan dua raksasa komputasi AI membebani S&P 500.

Indeks harga konsumen (CPI) Amerika meningkat pada Januari dengan kenaikan terbesar dalam hampir satu setengah tahun, memperkuat pesan the Fed bahwa mereka tidak terburu-buru untuk melanjutkan pemotongan suku bunga.

"Pasar mencerna bahwa the Fed mungkin tidak akan memangkas sama sekali. Itulah sebabnya pasar saham tersungkur," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.

Chairman Fed Jerome Powell hari ini menghadiri hari kedua kesaksiannya di hadapan Kongres. Kemarin, ia memastikan bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga lagi.

Saat ini, pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang menyelesaikan rencana untuk tarif timbal balik (resiprokal) pada setiap negara yang mengenakan bea atas impor Amerika.

Volume di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 14,8 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 14,9 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya. 

Saham Boeing melesat 3,22 persen. Apple dan Coca-cola juga meraup untung lagi, masing-masing 1,83 persen dan 1,64 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya