Berita

Kawasan wisata Ancol di Jakarta Utara/Ist

Nusantara

Komisi C DPRD DKI:

Dongkrak Wisatawan, Gratiskan Masuk Ancol

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 09:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk perlu inovasi dan terobosan baru agar kawasan wisata itu terus berkembang menjadi destinasi unggulan di level nasional maupun internasional.

Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Dimaz Raditya menilai, perkembangan Ancol dalam beberapa tahun terakhir masih perlu ditingkatkan.

Dimaz berpendapat, manajemen Ancol harus lebih berani mengambil langkah strategis agar kawasan wisata tersebut tetap menarik bagi masyarakat.


“Perlu keberanian para direksi Ancol untuk bisa membuat terobosan ke depan seperti apa,” kata Dimaz dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Kamis 13 Februari 2025.

Politikus Partai Golkar itu juga menyoroti model bisnis Ancol yang selama ini masih bergantung pada penjualan tiket masuk. Menurutnya, strategi ini kurang efektif dalam jangka panjang.

“Kalau cuma Ancol fokus jualan tiket saja, itu bukan bisnis yang perlu dipikirkan mendalam,” kata Dimaz.

Salah satu gagasan yang didorong oleh Komisi C adalah mengusulkan tiket masuk ke Ancol gratis, sehingga masyarakat DKI Jakarta bisa menikmati kawasan wisata tersebut tanpa harus membayar di gerbang utama. 

Sebagai gantinya, Ancol bisa mengoptimalkan pendapatan dari parkir, sewa tenan, serta kerja sama dengan mitra usaha.

“Ke depan, makanya tadi saya kasih masukan supaya (masuk) Ancol ini bisa menjadi gratis untuk masyarakat,” kata Dimaz.

“Maksud saya bukan full gratis, tetap bayar parkir, tapi gate-nya dihilangkan, sehingga masyarakat DKI Jakarta bisa masuk Ancol tanpa perlu bayar tiket masuk,” sambungnya.

Dengan sistem itu, menurut dia, jumlah pengunjung akan meningkat secara signifikan. Dampaknya, para penyewa tenan dan investor pun akan lebih yakin untuk berbisnis di dalam kawasan Ancol karena adanya peningkatan jumlah pelanggan potensial.

“Saya yakin kalau (masuk) Ancol gratis, pengunjung bakal naik. Sehingga tenan-tenan yang ada sekarang maupun yang akan masuk nanti pasti lebih yakin bahwa tempat yang mereka sewa akan ramai pengunjung. Saya yakin Ancol bisa menjadi wah lagi, jadi ikon lagi,” tambah dia.

Dimaz juga menekankan pentingnya menjadikan Ancol sebagai tempat hiburan yang bisa diakses oleh semua kalangan, bukan hanya masyarakat kelas atas.

“Jakarta itu penuh dengan tingkat stres yang tinggi. Masyarakat pasti butuh hiburan. Nah, hiburan yang bisa diakses semua kalangan itu harusnya ada di Ancol,” pungkas Dimaz.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya