Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto/Istimewa

Politik

Singgung Efisiensi, Hasto Minta Kepala Daerah PDIP Tak Berpikir Anggaran Dulu

RABU, 12 FEBRUARI 2025 | 14:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPP PDIP meminta para kepala daerah terpilih 2024 dari partainya untuk mencontoh semangat dan pemikiran Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno, dalam membangun bangsa. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, saat memberikan pembekalan kepada para kepala daerah terpilih 2024 yang digelar secara hybrid di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu, 11 Februari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto menekankan pentingnya ide dan imajinasi dalam proses pembangunan, dengan mencontohkan bagaimana Soekarno membangun Indonesia tanpa terlebih dahulu memikirkan anggaran. 


“Penting bagi kepala daerah kita yang membangun sepertinya harus ada uang dulu, padahal Soekarno enggak pernah memikirkan Indonesia merdeka duitnya berapa? Tidak pernah, tetapi ide dulu,” tegas Hasto.

Hasto lantas teringat semangat Bung Karno yang mengutip pernyataan Albert Einstein yang mengatakan bahwa "imagination is more important than knowledge" (imajinasi lebih penting daripada pengetahuan). 

Ia menyatakan bahwa Soekarno, melalui imajinasinya, memvisualisasikan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang merdeka dan mengibaratkan kemerdekaan sebagai jembatan emas, sebuah gambaran yang menggugah semangat rakyat.

Dengan mengingat pentingnya imajinasi dan ide besar, Hasto berharap para kepala daerah PDIP dapat membangun daerah mereka dengan semangat yang sama, berfokus pada visi dan gagasan untuk kemajuan tanpa terhambat oleh keterbatasan anggaran.

“(Ide) imajinasi lebih penting dari segala pengetahuan yang ada, maka Soekarno berimajinasi Indonesia merdeka. imajinasinya, idenya, imajinasi adalah jembatan emas, melahirkan satu geest (jiwa),” kata politikus asal Yogyakarta ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya