Berita

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua/Ist

Politik

Inggard Joshua Bocorkan Rahasia 5 Kali Menang Pileg

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 15:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dari 106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029, Inggard Joshua menjadi satu-satunya legislator Kebon Sirih yang sukses bertahan selama lima periode berturut-turut.

Inggard tercatat mulai berkantor di Gedung DPRD DKI Jakarta sejak lolos Pemilu Legislatif 2004.

"Rahasia selalu lolos adalah konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata Inggard saat berbincang dengan wartawan, Selasa 11 Februari 2025.


Politisi kelahiran Jakarta 2 Oktober 1956 ini mulai turut aktif dalam pembangunan Jakarta, sejak era kepemimpinan Gubernur Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, Plt Gubernur Soni Sumarsono, Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan, Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono, Teguh Setyabudi, hingga sebentar lagi Pramono Anung-Rano Karno.

Dalam kiprahnya, Ketua Komisi A (bidang pemerintahan) ini menyediakan ruang pertemuan di setiap Rukun Warga (RW) agar mudah menampung aspirasi.

Harpannya, setiap keluhan dan kebutuhan warga dapat direalisasikan segera tanpa harus menunggu waktu reses.

“Karena dari ruang pertemuan RW inilah aspirasi warga didengar dan disampaikan ke pemerintahan yang lebih tinggi,” kata Inggard.

Uniknya, Inggad berhasil duduk di parlemen Kebon Sirih melalui tiga partai berbeda. Yakni, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan Partai Gerindra.

Menurut Inggard, partai politik dibuat untuk memfasilitasi kepentingan rakyat.

Ia juga memegang teguh adagium Vox Populi, Vox Dei yang artinya ‘Suara Rakyat adalah Suara Tuhan’. Sehingga aspirasi harus didengar. Bila ada masalah, harus dicarikan solusi sesegera mungkin.

Ia pun mengaku tak segan keluar dari partai bila dianggap menghambat kepentingan rakyat.

“Saya memang diusulkan partai, tapi kalau tidak dipilih oleh rakyat tidak bakal jadi anggota DPRD DKI Jakarta,” pungkas Inggard.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya